Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA dengan populasi yang besar menjadi pasar yang potensial untuk beragam produk termasuk produk kesehatan.
Produk kesehatan buatan perushaan negeri jiran yang diproduksi Afyaa kembali meluncurkan produk terbarunya di Jakarta.
Pada Juni 2022, Afyaa baru saja meluncurkan produk terbaru yaitu Afyaa Sahiyya. Peluncuran produk terbaru telah dilakukan di Hotel Pullman Jakarta Rabu (22/6).
Baca juga : Eskayvie Luncurkan Eskayvie Nexus, Sistem Bisnis Berbasis Digital
Saat ini Afyaa telah memiliki 4 produk.Sementara, pada Maret 2021 AFYAA meluncurkan produk Afyaa Rynd daan pada April 2021 meluncurkan Afyaa Blacktide
Dalam keterangan pers yang diterima, Jumt (24/6) , Dr. Sheikh Muszaphar Shukor Al Masrie Founder Afyaa menuturkan hadirnya produk Afyaa di Indonesia adalah sebagai permulaan terbaik bagiAfyaa untuk mengembangkan merek di peringkat global.
"Fokus Afyaa saat ini, selain dari membantu pengguna produk untuk mencapai tahap kesehatan optimal, kami juga ingin membuka peluang dan meramaikan lagi E-usahawan AFYAA di wilayah Asia Tenggara dan Timur Tengah (Arab Saudi) seterusnya," papar Muszaphar.
Baca juga : Pelantikan Pengurus IAEI Malaysia: Sinergi Menuju Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Maju
Tentu sang pendiri Afyaa, Muszaphar masih asing bagi masyarakat Indonesia. Namun bagi masyarakat Malaysia, dia adalah sosok yang sangat popular.
Sheikh Muszaphar Shukor adalah astronot pertama dari Malaysia yang sudah pergi ke luar angkasa pada tahun 2007.
Ia pernah melaksanakan misi ruang angkasa yaitu Soyuz TMA-11, Expedition 16, dan Soyuz TMA-10. Namun belakangan dia memiliki kesibukan baru yakni berbisnis kuliner.
Baca juga : Halodoc Hadirkan Manfaat Pembayaran Cashless di Sunway Medical Centre Malaysia
Pada akhirnya, Muszaphar mendirikan perusahaan makanan fungsional yang bernama Afyaa. Nilai-nilai yang dianut oleh Afyaa yaitu halal, bersih, serta Sehat.
Sekedar, informasi, di Indonesia Afyaa pertama kali hadir pada bulan April 2021. Produk pertama yang diluncurkan di Indonesia yaitu Afyaa Blacktide.
Adaptasi dari produk sebelumnya yaitu Afyaa Hayyiba, Afyaa Blacktide memiliki kandungan yang terdiri dari jintan hitam, pare, dan peptida kedelai.
Baca juga : Optimalkan Layanan Pasien, CVSKL Kerja Sama dengan Perusahaan Transportasi dan Hotel
Berdasarkan banyak penelitian yang menunjukkan bahwa jintan hitam merupakan makanan sunnah yang bermanfaat untuk kesehatan terutama mengontrol gula darah, menjaga daya tahan tubuh, menjaga kadar kolesterol, dan menjaga tubuh dari penyakit kronis dan tidak mudah terserang oleh virus.
"Saat ini Afyaa sudah berekspansi ke 4 negara diantaranya Malaysia, Indonesia, Brunei, dan Singapura. Selain itu, Afyaa telah memiliki lebih dari 200.000 konsumen sejak pertama kali diluncurkan dan telah mendapatkan penghargaan sebagai ASIA," kata Abdul Azim Adnan, Director Afyaa.
"Afyaa memiliki lebih dari 5.000 dealer yang ada di kawasan Asia tenggara dan berkembang secara global. Afyaa bukan hanya produsen produk," katanya.
Baca juga : Oktober, Produk Luar Negeri juga Wajib Punya Sertifikasi Halal
" Afyaa juga membuka peluang dan solusi bagimasyarakat yang menginginkan kesehatan dan kehidupan terbaik," jelas Abdul Azim Adnan.
"Kami sangat bangga dapat membantu lebih dari 200.000 pelanggan di seluruh tanah air bersama Afyaa dan akan terus bertambah selanjutnya," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Henry Yota, Country Manager Afyaa mengungkapkan dengan hadirnya Afyaa ke Indonesia, pihaknya berharap Afyaa dapat berkembang dan menjadibagian dari cara masyarakat untuk tetap menjaga hidup sehat.
Selainitu, Henry mengatakan masyarakat Indonesia turut menjunjung arti nilai sunnah dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
"Melalui kesempatan ini, kami juga ingin memberikan kesempatan bagi siapapun yang ingin menjadi bagian dari Afyaa untuk ikut dalam E-usahawan untuk menjalin hubungan lebih erat dan dekat bersama Afyaa," ungkapnya. (RO/OL-09)
Asosiasi Lembaga Pemeriksa Halal Indonesia meminta agar tuduhan pungutan liar (pungli) dalam proses sertifikasi halal tidak digeneralisasi tanpa klarifikasi berbasis fakta dan regulasi.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
ANGGOTA Komisi VII DPR RI, Ilham Permana menyatakan keprihatinannya anjlonya manufaktur dan risiko serbuan produk impor.
Untuk melindungi industri tekstil, pemerintah perlu memberikan insentif lewat kebijakan yang bisa menekan biaya produksi dan membantu pengembangan pasar sektor usaha tersebut.
Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 45 Tahun 2022 diharapkan mampu membendung kerugian yang ditimbulkan oleh masuknya barang-barang impor tanpa ketentuan SNI.
Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mengapresiasi langkah pemerintah yang memperpanjang masa berlaku kebijakan gas murah untuk kelompok industri tertentu.
Presiden Joko Widodo mengatakan saat ini sudah banyak negara yang mulai khawatir dan berupaya melindungi pasar domestik dari masuknya produk impor Tiongkok yang masif dan jauh lebih murah.
Kepala Center of Industry, Trade and Investment Indef, Andry Satrio Nugroho mempertanyakan isi dari 26.000 lebih kontainer yang sempat tertahan namun sekarang diloloskan Bea Cukai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved