Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Center of Industry, Trade and Investment Indef, Andry Satrio Nugroho mempertanyakan isi dari 26.000 lebih kontainer yang sempat tertahan di pelabuhan-pelabuhan nasional namun kemudian diloloskan begitu saja oleh Direktrat Jenderal bea Cukai Kementerian Keuangan. Sebelumnya, puluhan ribu peti kemas itu bisa lolos setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024.
"Ini yang kami tanyakan sampai dengan hari ini, isinya apa kontainer ini. Ada 26.000 kontainer ini isi apa? Sampai hari ini harusnya dibuka kontainer-kontainer itu. Apakah betul bahan baku? Apakah betul produk jadi? Ataukah memang sebetulnya ada produk-produk yang dipaksakan untuk masuk?" ucap Andry dalam Diskusi Publik Indef, Kamis (8/8).
Andry mengatakan Permendag 8/2023 telah menerabas seluruh instrumen kebijakan yang dibuat untuk melindungi produk-produk di dalam negeri. Dengan adanya beleid itu, 26.000 kontainer tersebut bisa lolos dan mengancam industri nasional.
Baca juga : Pameran UMKM Jadi Senjata untuk Adang Masuknya Produk Impor Ilegal
"Kami dengar dari industri, mereka struggling dengan adanya Permendag 8/2023 ini. Kami juga menanyakan apakah satgas impor yang ada saat ini itu ada hanya sebagai pengalihan isu saja dari Permendag 8? Karena dari kementerian terkait enggan merevisi sehingga dibuatlah beberapa hal sehingga mata publik ke arah sana," tegas Andry.
Ia berharap, dalam waktu dekat, Bea Cukai bisa memberikan informasi detil dan komprehensif terkait dengan apa dan di mana isi dari 26.000 kontainer itu sekarang berada.
"Mungkin dari Bea Cukai yang bisa menjelaskan dimana 26.000 kontainer ini, dan apa isinya. Apakah betul untuk industri, dan apakah betul itu produk impor bahan baku. Bisa jadi tidak, bisa jadi iya," pungkasnya. (Z-11)
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
EKONOM Indef Ariyo Irhamna mendesak pemerintah memperketat pengawasan dan penegakan aturan impor, menyusul memburuknya kondisi industri tekstil nasional.
PT Jakarta International Container Terminal (JICT) menutup 2025 dan membuka 2026 dengan pengangkutan kontainer.
Polri mengungkap dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam hal ini, barang diberitahukan tidak dikenakan bea keluar
Pemerintah sebaiknya segera turun tangan mencari solusi agar rantai logistik nasional tidak lumpuh karena menimbulkan kekhawatiran serius di sektor pelayaran.
Konsep pemberdayaan idealnya dilakukan di lingkungan terdekat operasional perusahan, melibatkan karyawan, serta memperpanjang usia material yang semula dianggap limbah.
POLISI Spanyol mengumumkan penyitaan 13 ton kokain dalam penangkapan terbesar sepanjang sejarah negara itu, Rabu (6/11). Ini merupakan yang terbesar kedua dalam sejarah Uni Eropa.
SATUAN Reserse dan Kriminalitas Polres Pemalang, Jawa Tengah, menangkap lima tersangka pelaku perampokan truk kontainer garmen berisi pakaian ekspor senilai Rp1,8 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved