Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS covid-19 di Tanah Air kembali melonjak dan vaksinasi dianggap penting untuk melindungi masyarakat, termasuk anak-anak di bawah 5 tahun. Hal itu diungkapkan oleh Anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Cissy Kartasasmita.
Sejauh ini, Cissy mengatakan, Indonesia belum mengkaji soal rencana penyuntikan vaksin covid-19 pada balita. Sedangkan, kajian tersebut diperlukan untuk memproses ijin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).
"ITAGI masih menunggu permintaan kemenkes untuk mengkajinya," kata Cissy saat dihubungi, Rabu (22/6).
Seperti diketahui, Amerika Serikat telah memulai vaksinasi covid-19 untuk balita pada Selasa (21/6). Adapun, vaksin yang telah mendapatkan izin untuk disuntikkan kepada balita ialah Pfizer dan Moderna.
Hal ini dilakukan AS karena tingginya angka infeksi covid-19 di AS menyebabkan lebih dari 45 ribu balita dirawat di rumah sakit dan hampir 500 dari mereka meninggal dunia sejak awal pandemi.
Cissy menilai, langkah AS perlu segera diikuti oleh pemerintah Indonesia. Pasalnya, anak di bawah 2 tahun sulit mengikuti protokol kesehatan dan tidak bisa menggunakan masker saat bepergian.
"Balita saat ini sudah banyak terpapar karena dibawa orang tua kemana-mana. Meski omikron tidak berat untuk anak, tapi ada juga yang berat seperti bisa menyebabkan MIS-C dan mungkin long covid," pungkas dia. (H-2)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved