Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk diperkirakan bakal melanda perairan selatan Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng) dan DIY. Pasalnya, gelombang tinggi di Samudra Hindia bisa mencapai 6 meter.
Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Liesda Dwi Kartika mengatakan di samudera sebelah selatan Jabar, Jateng dan DIY dapat mencapai 6 meter.
"Gelombang tinggi di samudra dapat mencapai 6 meter bisa terjadi di perairan selatan Jabar yakni Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran. Sedangkan di Jateng potensial di sebelah selatan Cilacap, Purworejo, Kebumen. Selain itu juga DIY," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/6).
Menurutnya, di perairan dan pantai juga tinggi. Sebab, diperkirakan gelombang dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter.
"Gelombang tinggin di wilayah Indonesia terjadi akibat pola angin wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari tenggara-selatan. Kecepatan angin mencapai 5 knot-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 knot-25 knot," jelasnya.
Dia menambahkan dengan kondisi cuaca buruk tersebut, diingatkan kepada pengunjung pantai, nelayan dan pengguna jasa kelautan lainnya untuk waspada. (OL-15)
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved