Kamis 16 Juni 2022, 16:03 WIB

Sistem Pendidikan Nasional yang Berkeadilan Harus Diwujudkan

Mediaindonesia.com | Humaniora
Sistem Pendidikan Nasional yang Berkeadilan Harus Diwujudkan

Antara/Aprillio Akbar.
Petugas melayani warga yang berkonsultasi tentang pendaftaran daring Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 untuk zonasi tingkat SD.

 

PARA pemangku kepentingan di daerah didorong menerapkan sistem penerimaan siswa baru yang mengedepankan asas keadilan sesuai dengan kondisi sarana pendidikan yang dimilikinya. Berbagai upaya untuk mewujudkan sistem pendidikan nasional yang berkeadilan harus terus dilakukan. 

"Dalam penerimaan siswa memasuki tahun ajaran baru, para pemangku kepentingan di daerah diharapkan menerapkan sistem yang mengedepankan asas keadilan," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/6). Sejumlah keluhan terkait sistem penerimaan siswa baru yang dinilai tidak adil di sejumlah daerah mengemuka. 

Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jakarta, misalnya, terdapat pro dan kontra terkait persyaratan PPDB di DKI Jakarta untuk jenjang SD, SMP, maupun SMA atau SMK. Rangkaian PPDB DKI Jakarta 2022 dianggap memiliki beberapa kelemahan yang dinilai para orangtua siswa tidak adil lewat penerapan antara lain batasan usia, zonasi sesuai tempat tinggal siswa, dan prestasi. 

Penerapan sejumlah kriteria seleksi tersebut tidak diimbangi meratanya kualitas sekolah yang tersedia sehingga dinilai menimbulkan ketidakadilan. Keluhan para orangtua, menurut Lestari, harus segera direspons dan dicari titik temu pemecahan masalahnya oleh para pemangku kepentingan agar sistem penerimaan siswa baru di setiap daerah semakin baik dari waktu ke waktu. 

Baca juga: Bangga Budaya Lokal demi Perkuat Nasionalisme Anak Bangsa

Rerie, sapaan akrab Lestari, berharap tahapan proses penerimaan siswa baru di setiap daerah, yang merupakan bagian dari pembangunan pendidikan nasional, mengalami perbaikan menuju penyempurnaan sistem pendidikan di Tanah Air. Sistem penerimaan siswa baru, ujar Rerie, diharapkan menerapkan asas keadilan sesuai dengan sarana dan prasarana pendidikan yang dimiliki masing-masing daerah. 

Kondisi kualitas tenaga pengajar dan sarana pendidikan di daerah yang belum merata, diakui Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, menjadi salah satu kendala sulitnya menerapkan asas keadilan dalam penerimaan siswa baru. Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR dari Dapil II Jawa Tengah, sangat berharap para pemangku kepentingan di daerah memprioritaskan peningkatan kualitas tenaga pengajar dan pembangunan sarana pendidikan yang memadai. Dengan meratanya kualitas tenaga pendidik dan sarana pendidikan di daerah, diharapkannya potensi penerapan sistem penerimaan siswa baru yang berkeadilan akan semakin besar. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Aji Styawan

Ide Kado Valentine untuk Pacar dan Sahabat

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Kamis 02 Februari 2023, 06:15 WIB
Hari Valentine dirayakan setiap tahun pada 14 Februari. Hari tersebut, juga sering dihubungkan dengan kado dan juga...
Dok. Yayasan Indonesia Forum

5 Inovator Indonesia Dikukuhkan sebagai Innovation Heroes 2022

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 02 Februari 2023, 06:08 WIB
Innovation Heroes bukan sekadar memberikan pengukuhan. Ajang tersebut juga bertujuan menjembatani para nominee dengan para stakeholder...
Dok. UNJ

Majukan Pendidikan Indonesia, BPU UNJ dan PesonaEdu Gelar Kompetisi Literasi dan Numerasi 2023

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 02 Februari 2023, 06:01 WIB
Kegiatan itu diharapkan dapat berkontribusi pada kebijakan Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang digagas oleh Kemendikbudristek pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya