Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBANGUN kebanggaan terhadap kearifan lokal merupakan salah satu langkah penting untuk melestarikan budaya nasional. Haraoannya, ini mampu membangkitkan nasionalisme di era globalisasi yang masif menawarkan ragam budaya luar.
"Penting dilakukan sejumlah upaya untuk terus membangun rasa bangga anak bangsa terhadap budaya nasional lewat peningkatan literasi dan nilai-nilai kearifan lokal yang kita miliki," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/6), dalam rangka Hari Purbakala Nasional yang diperingati setiap 14 Juni. Menurut Lestari, kepedulian anak bangsa terhadap kebudayaan, terutama lokal, yang bisa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kebanggaan kita terhadap Tanah Air dan nilai-nilai budaya yang kita miliki.
Rerie, sapaan akrab Lestari, berharap masyarakat dan para pemangku kepentingan bersama-sama mengupayakan terbangunnya semangat anak bangsa untuk melestarikan budaya nasional. Apalagi berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa (27,94%). Sementara jumlah generasi milenial mencapai 69,90 juta jiwa (25,87%) dari populasi penduduk.
Baca juga: Akselerasi Revisi UU Pendidikan Kedokteran Perkuat Kualitas Layanan Kesehatan
Selain itu, berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2019-2020, penetrasi pengguna internet di Indonesia didominasi oleh kelompok usia 15-19 tahun (91%) disusul oleh kelompok usia 20-24 tahun (88,5%). Rata-rata pengguna mengakses internet untuk membuka media sosial (51,5%) dan berkomunikasi (32,9%). Dengan kondisi tersebut, jelas Rerie, potensi paparan nilai-nilai budaya luar terhadap generasi penerus bangsa cukup tinggi dan masif.
Dengan begitu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem tersebut, upaya untuk terus membangun kebanggaan terhadap budaya lokal, merupakan salah satu langkah strategis untuk mengimbangi derasnya paparan budaya luar terhadap generasi muda di era globalisasi ini. Rerie sangat berharap masyarakat dan para pemangku kepentingan secara konsisten mengupayakan berbagai langkah untuk terus membangun sektor kebudayaan nasional yang diharapkan mampu meningkatkan nasionalisme setiap anak bangsa. (OL-14)
ADA yang menarik dari teks Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sebagai gerakan nasionalisme paling awal dan nyata
KETUA Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya membentuk generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis. Generasi muda harus siap berkorban untuk negara.
Nama “Bones” yang berarti tulang diangkat sebagai simbol kerangka nilai kebangsaan, fondasi yang menyatukan masyarakat Indonesia.
Sehingga film apapun yang dimunculkan ke publik yang mengangkat isu nasionalisme, termasuk film animasi viral yang akan tayang di bioskop pada 17 Agustus ini.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang dalam beberapa program pembangunan telah menempatkan nasionalisme sekaligus mencintai produk lokal Bali.
Media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mendorong pengakuan negara terhadap eksistensi masyarakat adat dengan segera mengesahkan RUU Masyarakat Hukum Adat (RUU MHA).
RUU PPRT resmi jadi inisiatif DPR RI pada 12 Maret 2026. Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya UU PPRT untuk perlindungan pekerja dan kepastian hubungan kerja.
Lestari mengingatkan bahwa tantangan mudik tahun ini semakin kompleks, terutama dengan adanya ancaman krisis iklim yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.
Lestari Moerdijat soroti pentingnya kebijakan struktural bagi kesetaraan perempuan di IWD 2026. Simak data kesenjangan gender dan perlindungan perempuan terbaru.
Lestari Moerdijat dorong kolaborasi Kemenkes dan Kemendikdasmen untuk skrining kesehatan mental siswa guna atasi ancaman gangguan jiwa generasi muda.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya memperluas partisipasi perempuan di bidang STEM sebagai strategi meningkatkan inovasi, daya saing, dan pembangunan SDM Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved