Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITIAN terbaru menemukan pria yang tidak subur dua kali lebih berisiko terkena kanker payudara ketimbang mereka yang tidak memiliki masalah kesuburan.
Dikutip dari Independent, Senin (23/5), studi ini juga menemukan ada lebih banyak pria tanpa anak di antara mereka yang telah didiagnosa menderita kanker payudara.
Para ilmuwan di The Institute of Cancer Research (ICR), London menyarankan penelitian lanjutan untuk memahami penyebab yang mendasar kanker payudara pada pria, sebab ini masih menjadi sesuatu yang belum diketahui.
Baca juga: Agar Bisa Cegah Kanker Sejak Dini, Perempuan Jangan Takut Periksa
Penulis studi Michael Jones, seorang ilmuwan serta staf senior di bidang genetika dan epidemiologi di ICR, mengatakan ini adalah temuan penting yang menghubungkan tingkat kesuburan atau infertilitas dengan kanker payudara pada pria.
"Studi kami menunjukkan bahwa pria tidak subur mungkin dua kali lebih memungkinkan menderita kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak memiliki masalah kesuburan," ujar Jones.
Jones mengatakan, alasan di balik hubungan ini tidak jelas, dan ada kebutuhan lebih lanjut untuk menyelidiki peran mendasar dari hormon kesuburan terhadap risiko kanker payudara pada pria.
Temuan terbaru itu diharapkan dapat membuka pengetahuan baru tentang penyebab yang mendasari kanker payudara para pria dan wanita.
"Kanker payudara sering dianggap sebagai sesuatu yang hanya menyerang wanita, tetapi pria juga dapat didiagnosa dengan penyakit ini," kata Jones.
Penelitian baru dari studi kanker payudara, Breast Cancer Now, mengamati 1.998 pria yang baru didiagnosa dengan penyakit ini di wilayah Inggris dan Wales selama periode 12 tahun.
Sekitar 370 pria didiagnosa menderita kanker payudara setiap tahun di Inggris dan karena kanker payudara pria jarang terjadi, penelitian tentang penyakit ini biasanya terbatas pada sejumlah kecil pasien.
Mempelajari kelompok pria yang lebih besar memungkinkan tim untuk menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik antara infertilitas dan risiko kanker payudara invasif pada pria.
Para pria ditanya apakah mereka memiliki anak kandung, apakah mereka atau pasangan mereka pernah mengalami masalah hamil, atau apakah mereka telah mengunjungi dokter atau klinik untuk masalah kesuburan.
Para peneliti secara langsung membandingkan kesuburan pria penderita kanker payudara dengan 1.597 pria yang tidak memiliki riwayat penyakit tersebut.
Selain alasan biologis yang tidak jelas, mereka menemukan pria yang didiagnosa dengan kanker payudara lebih mungkin mengalami masalah kesuburan.
Simon Vincent, direktur penelitian, dukungan, dan pengaruh di Breast Cancer Now, mengatakan, menemukan hubungan antara infertilitas dan kanker payudara pria merupakan langkah untuk memahami kanker payudara pria dan bagaimana menemukan lebih banyak cara untuk mendiagnosis dan mengobati pria dan juga wanita.
"Yang penting, kami berharap pengetahuan yang kami peroleh dari penelitian ini menjangkau lebih banyak pria yang mungkin mendapat manfaat dari kesadaran akan kanker payudara pria," pungkas Simon. (Ant/OL-1)
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
PIKOTARO mengaku bahwa inspirasi lagu ini lahir langsung dari interaksinya dengan anak-anak pejuang kanker.
Selama bertahun-tahun, hilangnya kromosom Y pada pria lanjut usia dianggap sebagai bagian biasa dari proses menua.
Penelitian terbaru mengungkap kehilangan kromosom Y pada pria lanjut usia berkaitan dengan risiko penyakit jantung, kanker, hingga Alzheimer.
Integrasi PET dan CT menghasilkan citra fusi komprehensif yang secara bersamaan mampu menampilkan fungsi sebagai hasil dari teknologi PET dan struktur sebagai hasil dari teknologi CT.
Beberapa tipe HPV berisiko tinggi dapat menyebabkan kanker serviks, kanker anus, kanker penis, serta kanker orofaring.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved