Kamis 12 Mei 2022, 16:57 WIB

Wujudkan Zero Victim, BMKG Cek Instrumen Peringatan Dini

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Wujudkan Zero Victim, BMKG Cek Instrumen Peringatan Dini

Antara
Ilustrasi awan gelap menyelimuti langit di wilayah laut.

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan road show di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

Tujuannya, mengecek kesiapan instrumen peringatan dini gempa bumi dan tsunami di wilayah selatan Pulau Jawa tersebut. Terdapat lima titik shelter alat yang dilakukan pengecekan.

Rinciannya, Shelter Seismograf Kawasan Candi Abang Sleman, Shelter Wanagama UGM, Shelter Seismograf Gedangsari, Shelter SBJM Sanden Bantul dan Shelter MKJM Manisrenggo Klaten Jawa Tengah.

"Peninjauan dan pengecekan ini rutin dilakukan sebagai langkah preventif maintenance sistem informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya, Kamis (11/5).

Baca juga: BMKG Identifikasi Peningkatan Curah Hujan Saat Arus Mudik

Dwikorita menyebut wilayah pesisir selatan Jawa merupakan wilayah rawan bencana gempa dan tsunami. Dalam hal ini, akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

Menurutnya, pengecekan seluruh alat dan instrumen peringatan dini menjadi kewajiban yang harus dilakukan, karena menyangkut keselamatan rakyat.

"Ini bagian dari ikhtiar dan komitmen BMKG dalam mewujudkan zero victim. Kami berupaya menyajikan informasi yang bukan sekedar cepat, tapi juga tepat dan akurat," pungkasnya.

Baca juga: BRIN Rancang 9 Penelitian untuk Penyakit Hepatitis Akut Misterius

BMKG juga menerapkan budaya kerja yang siaga, antisipatif, responsif dan adaptif. Mengingat, bencana alam adalah musibah yang tidak dapat diprediksi dan bisa terjadi kapan saja.

"Kami terus berpacu dengan waktu untuk menekan seminimal mungkin risiko dan kerugian yang mungkin terjadi," tutur Dwikorita.

Harapannya, seluruh masyarakat Indonesia senantiasa siaga dan tidak gagap dalam menghadapi bencana berikut dampaknya. Secara sadar, masyarakat dapat melakukan antisipasi lebih dini dan beradaptasi ketika menghadapi bencana.(OL-11)

Baca Juga

ANTARA/NOVA WAHYUDI

Pensiun Dini PLTU Batu Bara akan Mencegah Kematian Dini 14,5 Juta Jiwa

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 25 Mei 2022, 13:04 WIB
Untuk Indonesia sendiri diperkirakan sebanyak 110 ribu kematian dini dapat dihindari dengan penghentian operasi PLTU batu...
MI/HO

IDI Siap Berkolaborasi dengan Berbagai Lini untuk Mendukung Pemulihan Kesehatan Dunia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 25 Mei 2022, 12:32 WIB
IDI selalu siap menjadi mitra strategis pemerintah RI dan dunia dalam kemajuan layanan kesehatan di Indonesia serta membantu kerja sama...
MI/Atalya Puspa

Indonesia Siap Tawarkan Solusi Resiliensi Berkelanjutan di GPDRR 2022

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 25 Mei 2022, 11:53 WIB
Indonesia memang merupakan negara rawan bencana. Sepanjang 2022 saja, telah terjadi sebanyak 1.613 bencana di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya