Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA alam merupakan peristiwa yang tidak dapat ditebak kapan datangnya. Salah satu bencana alam yang beberapa kali terjadi di Indonesia adalah tsunami.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) 90% tsunami terjadi karena adanya fenomena tektonik atau gempa. Guna mengantisipasi terjadinya tsunami, Indonesia melakukan Sistem Peringatan Dini Tsunami (Indonesia Tsunami Early Warning System/INA-TEWS).
Sistem ini dirancang untuk memberikan informasi secara cepat kepada masyarakat ketika bencana tsunami terjadi. Informasi yang diterima masyarakat nantinya menjadi acuan dalam melakukan mitigasi sebelum tsunami ke daratan.
Ada beberapa alat yang digunakan untuk mendeteksi tsunami yakni:
(BMKG/Z-3)
PacWave24 bertujuan untuk menguji sistem peringatan dini gempabumi dan tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan tsunami dari gempa magnitudo 7,3 Mentawai-Siberut teramati setinggi 11 cm, pada Selasa (25/3) dini hari.
Berdasarkan hasil riset BRIN, perawatan alat pendeteksi tsunami, khususnya Ina-Buoy, ternyata membutuhkan biaya yang besar.
Terkait anggaran perbaikan buoy, Wapres menyebut, semestinya tidak menjadi masalah karena dapat dilakukan secara bertahap.
Gempa Maluku M 7,9 berpotensi tsunami. Namun hasil pemodelan tsunami dengan parameter update (Mw 7,5), tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya kemungkinan terjadinya tsunami danau di kawasan Danau Maninjau.
BMKG menyatakan gempa bumi magnitudo 4,7 yang berpusat di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, tidak berpotensi tsunami.
Bencana dahsyat tsunami 26 Desember 2004 silam mengajarkan para penakluk Samudera itu untuk lebih kuat, sabar dan teguh seperti karang dihempas gelombang.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Pantai Selatan Bengkulu Utara, Bengkulu, pada Sabtu (27/12).
Peneliti mendeteksi sinyal seismik aneh akibat proses beku-cair batuan di Alaska. Penemuan ini menjadi kunci peringatan dini potensi tsunami dahsyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved