Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

BMKG: Aktivitas Segmen Kajai-Talamau Berpotensi Picu Tsunami di Danau Maninjau

 Gana Buana
31/12/2025 15:33
BMKG: Aktivitas Segmen Kajai-Talamau Berpotensi Picu Tsunami di Danau Maninjau
Nelayan melintas di kawasan konservasi Wetland, Danau Maninjau, Sumatra Barat.(Antara)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya kemungkinan terjadinya tsunami danau di kawasan Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, yang berkaitan dengan pergerakan patahan Segmen Kajai-Talamau.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan bahwa apabila segmen patahan tersebut memicu gempa dengan kekuatan maksimal mencapai magnitudo 6,1, maka gelombang tsunami di Danau Maninjau berpeluang terjadi, meskipun dampaknya diperkirakan tidak besar.

Menurutnya, guncangan gempa akibat pergeseran Segmen Kajai-Talamau berpotensi menyebabkan longsoran di area kawah maupun di sekitar danau yang bersifat tektonik. Longsoran inilah yang dapat memicu terjadinya gelombang air menyerupai tsunami di danau.

Suaidi menambahkan, fenomena tsunami danau bukan hal baru di Sumatra Barat. Peristiwa serupa pernah terjadi pada 2007 di Danau Singkarak, yang dipicu oleh aktivitas Patahan Sumani dan menyebabkan gempa berkekuatan magnitudo 6,1 sebanyak dua kali di wilayah Padang Panjang.

“Oleh karena itu, potensi tsunami di Danau Maninjau memang tetap ada, terutama jika terjadi longsoran dari tebing atau dinding kawah danau,” ujarnya dilansir dari Antara, Rabu (31/12).

Lebih lanjut, BMKG bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta sejumlah perguruan tinggi telah melakukan kajian ilmiah terkait Segmen Kajai-Talamau, yang menunjukkan potensi ancaman gempa maksimum berkekuatan magnitudo 6,1.

Ke depan, BMKG bersama instansi terkait berencana menyusun pemodelan khusus untuk memetakan potensi tsunami Danau Maninjau. Pemodelan tersebut diperlukan karena hingga saat ini belum tersedia simulasi yang dapat memperkirakan waktu aman atau golden time bagi masyarakat untuk melakukan evakuasi apabila bencana terjadi. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya