Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GENERASI muda (milenial) Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) melakukan bagi-bagi sembako kepada masyarakat yang berada di sekitar perusahaan dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1443. Kegiatan yang berlangsung, Senin (25/4) tersebut menyasar parkir jalanan, petugas bersih-bersih taman, pemulung, pedagang asongan hingga penjual sayur keliling yang berada di sekitar Blok M, Melawai dan Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pemberian 100 paket sembako ini dalam rangka membantu masyarakat sekitar untuk menyambut perayaan lebaran. Paket sembako yang diberikan berupa minyak goreng, beras, gula, tepung terigu, sirup, susu kental manis dan teh celup.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian millennial Peruri terhadap masyarakat sekitar, khususnya yang tingkat perekonomian menengah ke bawah. Kita tidak perlu jauh-jauh memberikan bantuan kepada masyarakat. Kalau kita mau melihat, justru masih banyak masyarakat yang berada di sekitar perusahaan yang membutuhkan bantuan. Kami mendorong rekan-rekan milenial Peruri untuk selalu menanamkan bahwa kepentingan masyarakat merupakan bagian yang tidak boleh terabaikan oleh perusahaan.” ujar Ratih Sukma, Ketua BUMN Muda Peruri dalam keterangan yang diterima, Jumat (29/4).
Aksi sosial pembagian sembako ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN melalui Gerakan Bersih (memBERi dan mengaSIHi) yang dijalankan oleh beberapa BUMN untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat. "Program kepedulian seperti ini akan menjadi program tahunan BUMN Muda Peruri," ujar Ratih.
Setelah aksi sosial pembagian sembako, digelar Peruri Millennial Gathering di Balai Subono Mantofani, Kantor Peruri Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga.
"Setiap milenial harus memiliki personal branding yang kuat. Kunci utamanya adalah konsistensi, sehingga orang lain akan menilai dari apa yang selalu kita tampilkan selama ini. Jika kita memiliki personal branding yang baik, itu akan membawa kita menuju puncak kesuksesan," ujar Arya Sinulingga. (RO/OL-15)
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pasokan pangan di Kabupaten Kulon Progo berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai dan bawang merah.
Periode libur akhir tahun kerap disertai kenaikan permintaan dan potensi gejolak harga kebutuhan pokok, sehingga upaya stabilisasi perlu dilakukan lebih awal.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
Harga cabai, terutama jenis rawit di Pasar Rejosari meningkat dua kali lipat dibanding sebelum Desember, yakni dari tadinya Rp50 ribu, melonjak menjadi Rp80 ribu.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved