Sabtu 23 April 2022, 23:31 WIB

Menag Minta PMII Miliki 4 Karakter Ini Untuk Berkontribusi Pada Bangsa 

Mediaindonesia.com | Humaniora
Menag Minta PMII Miliki 4 Karakter Ini Untuk Berkontribusi Pada Bangsa 

Dok. Kemenag
Menag Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan kuliah umum di PMII Public Lecture

 

MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan, sebagai sekolah kepemimpinan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) harus memiliki empat karakter. 

Pertama, PMII harus bisa menjadi tempat belajar secara pribadi dan progresif bagi setiap kadernya untuk menjadi pemimpin dan ahli di semua bidang, khususnya bidang-bidang yang dibutuhkan di masa depan. 

Misalnya, Ilmu Data, Teknologi Informasi, Kecerdasan Buatan, Pembelajaran Mesin, Perang Siber, Geopolitik, Diplomasi, sosial politik, ekonomi, intelijen bisnis, keamanan, dan tentu saja agama sebagai inspirasi. 

"Kedua, PMII sebagai gerakan harus bisa menjadi wadah pembelajaran bagi kader-kadernya untuk bersosialisasi, mengetahui dan memahami apa yang masyarakat, serta mengambil peran aktif lebih sebagai agen perubahan di masyarakat," ujar Gus Yaqut, sapaan Menag saat menghadiri PMII Public Lecture di Jakarta 

"PMII harus menyadari untuk bisa belajar bagaimana menyelesaikan atau setidak-tidaknya menghadirkan alternatif-alternatif penyelesaian masalah bagi masyarakat, dan bukan justru menjadi masalah bagi masyarakat," lanjutnya. 

Baca juga : Menkominfo Pastikan IKN Jadi Kota Pintar Demi Pembangunan Ekosistem Digital

 

Ketiga, Yaqut mengatakan, sebagai sekolah kepemimpinan, para kader PMII harus bisa belajar memahami dan menganalisis konteks suatu masalah dengan baik dan komprehensif. Pemahaman akan konteks atas suatu masalah, baik lokal, nasional maupun global, perlu pengetahuan dan bacaan yang luas dan dalam, butuh kehati-hatian, tidak grusa-grusu cepat. 

"Keempat, sahabat-sahabat kader PMII harus sadar kita saat ini hidup di dunia yang mengalami disrupsi digital, dan semua hampir terdigitalisasi. Setiap gerakan, termasuk di dalamnya ucapan, sikap, dan perbuatan serta karya sahabat-sahabat hari ini akan memiliki jejak digital, yang dapat dibaca oleh publik. Jangan sampai karena kesialan atau kekuranghati-hatian atau kekhilafan sahabat-sahabat kader dan pengurus PMII hari ini, menyesal kemudian atau bahkan merugikan diri sendiri dan pergerakan," terang Yaqut. 

Lebih lanjut, Yaqut menegaskan, jika semua harus dihitung dan dianalisis dengan cepat dan tepat, penuh kehati-hatian, dialektis, serta kritis (termasuk terhadap sahabat sendiri), khususnya terkait dengan positioning atas sesuatu. Apalagi jika itu terkait dengan hal-hal yang bersifat politik. 

"Jika PMII sudah memiliki 4 karakter penting tadi, maka PMII harus bisa bertransformasi menjadi satu komunitas yang terorganisir. Satu jam'iyah yang satu dan sama. Ibarat kereta api, bergerak cepat, tepat waktu dan tak berhenti sebelum sampai tujuan," pungkasnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Freepik.com

Self Love Bermanfaat Tingkatkan Produktivitas

👤Putra Ananda 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:16 WIB
"Saat kita punya self love saya percaya justru prestasi kita akan naik untuk mencapai goal atau tujuan hidup dengan seimbang,"...
Dok. Kalbe Farma

Kalbe, Budi Luhur, dan ITL Trisakti Gelar Edukasi Pengolahan Sampah

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:05 WIB
"Greget Plastik Season 2 mencerminkan kolaborasi yang baik antara dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi ini sangat bermanfaat,...
DOK MI

99% Masyarakat Indonesia Sudah Mempunyai Antibodi Covid

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 03 Februari 2023, 22:01 WIB
HASIL survei serologi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Januari 2023, antibodi masyarakat Indonesia terhadap virus sars-Cov2 sudah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya