Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TAMBAHAN suplemen atau vitamin penting dikonsumsi penyintas covid-19 saat menjalani puasa di bulan Ramadan. Hal itu dikatkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Bonita Effendi.
"Para penyintas covid-19 harus lebih cermat dalam memilih jenis makanan dan juga tambahan vitamin atau suplemen," tulis Bonita lewat surel, dikutip Kamis (14/4).
Penyintas covid-19 sebaiknya memenuhi kebutuhan vitamin, seperti vitamin C dengan dosis 200-500 mg per hari, vitamin D 2000 IU per hari, juga vitamin B kompleks.
Baca juga: Sinar Mas Lanjutkan Bazar Minyak Goreng Ramadan
Di luar tambahan vitamin atau suplemen, dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah - Puri Indah itu menjelaskan, pada dasarnya, yang harus dilakukan penyintas covid-19 saat berpuasa sama saja dengan orang-orang yang sehat, yakni pola makanan dengan gizi seimbang serta tetap terhidrasi.
Dalam memilih menu sahur dan berbuka puasa, perbanyak makanan dengan tinggi serat seperti buah dan sayur, gandum, lemak sehat seperti dari buah zaitun, minyak zaitun, minyak wijen dan ikan. Dia mengingatkan untuk tidak kalap saat berbuka puasa, jangan sampai makan berlebihan.
Hindari pula makanan yang tinggi lemak seperti gorengan, makanan yang tinggi kandungan garam serta gula.
Demi mendapatkan energi hingga sore hari, dianjurkan untuk tidak melewatkan sahur yang berfungsi sebagai waktu sarapan agar tetap bisa optimal beraktivitas selama puasa.
Agar tetap terhidrasi, cukupi cairan tubuh dengan minum 6-8 gelas per hari. Minumlah segelas air setelah bangun tidur, segelas setelah sahur, segelas saat berbuka puasa, segelas setelah makan, segelas setelah Salat Isya, segelas setelah tarawih, dan segelas sebelum tidur.
Selain itu, jagalah kebersihan serta kebugaran tubuh dengan cara berolahraga setidaknya tiga hingga lima kali per minggu, masing-masing sesi berdurasi 30-45 menit per hari. (Ant/OL-1)
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Suplemen tidak selalu wajib dikonsumsi setiap hari. Nutrisi dari makanan bergizi tetap yang utama, sementara suplemen hanya diperlukan pada kondisi medis tertentu.
Poses regenerasi kulit dipengaruhi kecukupan nutrisi agar kulit mampu memperbaiki dirinya lebih optimal, serta terlindungi dari kerusakan lingkungan.
PENYAKIT ISPA kerap terjadi pada anak. ISPA menjadi penyakit yang bisa mengancam kesehatan anak. ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian atas.
Ingin hidup sehat tanpa harus membeli suplemen mahal? Kabar baiknya, banyak makanan murah dan mudah ditemukan yang nutrisinya tidak kalah dengan suplemen premium.
Vitamin atau yang dikenal sebagai mikronutrien, sangat penting bagi tubuh. Untuk menunjang fungsi sel dan proses molekuler tubuh. Tapi hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil.
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Memasuki awal tahun 2026, pertanyaan puasa berapa hari lagi mulai ramai diperbincangkan oleh umat Islam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved