Rabu 13 April 2022, 08:00 WIB

Mendesak, Kebutuhan 53 Ribu PPPK Guru Madrasah Negeri

Humaniora | Humaniora
Mendesak, Kebutuhan 53 Ribu PPPK Guru Madrasah Negeri

ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Guru Madrasah Aliyah Negeri Pekalongan mengajar siswa secara daring di ruang kelas di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (17/2/2022)

 

KEMENTERIAN Agama memerlukan banyak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru dan tenaga kependidikan madrasah. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Muhammad Zain mengatakan bahwa kebutuhan PPPK guru madrasah sangat mendesak.

“Kebutuhan PPPK guru madrasah sangat mendesak untuk Kemenag. Kita berharap mendapatkan kuota serta anggaran yang signifikan. Jika tidak, saya khawatir ke depannya madrasah-madrasah kita tidak mendapat layanan pendidikan yang berkualitas,” tegas M Zain dalam rapat bersama Komisi X DPR di Jakarta, Senin (11/4/2022). Rapat lanjutan ini membahas terkait ketersediaan formasi guru dan tenaga kependidikan untuk PPPK. 

Baca juga: Ini 6 Indikator Penanganan Covid-19 Nasional Membaik

Menurut M Zain, total kebutuhan PPPK untuk formasi guru dan tenaga kependidikan di madrasah mencapai 192.008 guru. Dari jumlah itu, sebanyak 53.645 di antaranya adalah kebutuhan untuk PPPK guru dan tenaga kependidikan di Madrasah Negeri pada semua level pendidikan.

Zain mengatakan bahwa kebutuhan ini perlu segera dipenuhi karena berkaitan langsung dengan perkembangan pendidikan bangsa. “Kalau kita merencanakan sesuatu dan menginvestasikan 1 Rupiah untuk infrastruktur, maka akan kembali paling banyak 1 Rupiah. Sebaliknya, kalau kita merencanakan sesuatu untuk menginvestasikan 1 Rupiah untuk SDM, maka akan kembali melebihi 1 Rupiah,” sebut Zain.

“Kita perlu melakukan rekruitmen, karena kuota tahun 2021 baru dialokasikan untuk eks tenaga honorer K2,” sambungnya.

Zain menambahkan bahwa Kementerian Agama telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon PPPK untuk 7.380 guru dan dosen yang direkruit pada 2021. Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Sekjen Kemenag Nizar Ali pada 1 April 2022.(RO/H-3)

Baca Juga

Satgas Penanganan Covid-19

Rendah, Cakupan Booster Covid-19 di Angka 24,50%

👤Atalya Puspa 🕔Senin 04 Juli 2022, 14:05 WIB
Hingga Senin (4/7), vaksinasi covid-19 dosis ketiga atau booster telah diberikan kepada 51 juta warga Indonesia. Namun, angka itu baru...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Menkes: 81% Kasus Positif Covid-19 Subvarian BA.4 dan BA.5

👤Mediaindonesia 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:50 WIB
Budi Gunadi menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers seusai menghadiri rapat terbatas dengan agenda evaluasi Pemberlakuan Pembatasan...
MI/Andri Widiyanto

Presiden Instruksikan Menkes Percepat Vaksinasi Booster

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:47 WIB
Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Kesehatan, Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BNPB melakukan akselerasi vaksinasi terutama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya