Senin 04 April 2022, 13:15 WIB

Mel Ahyar Luncurkan Koleksi Tenun Nusantara Teranyar 'Kawin Campur’

mediaindonesia.com | Humaniora
Mel Ahyar Luncurkan Koleksi Tenun Nusantara Teranyar

Ist
Dengan menggandeng Rabbanin Project dan Cita Tenun Indonesia, Mel Ahyar meluncurkan koleksi tenun Nusantara Teranyar 'Kawin Campur’.

 

CITA Tenun Indonesia (CTI) yang didirikan pada 28 Agustus 2008 merupakan perkumpulan para pecinta tenun yangmemiliki tujuan melestarikan Tenun Nusantara sebagai warisan budaya tinggi (heritage).

Program kerja CTI mencakup pelestarian, pelatihan dan pengembangan perajin untuk meningkatkan produksi yang bekerja sama dengan berbagai pihak, dalam rangka memperluas pasar baik di dalam negeri dan mancanegara.

Pada koleksi ini, Mel Ahyar mengawinkan beberapa motif tenun dari beragam suku Indonesia ke dalam satu rupa, untuk menyatukan dan melestarikan perbedaan tradisi dan budaya.

Mel Ahyar turut menggandeng CTI, perkumpulan yang memiliki program kerja yaitu pelestarian tenun, pelatihan perajin tenun, pemasaran hasil produksi perajin tenun seluruh Indonesia, pada peluncuran koleksi ini.

Baca juga: Gandeng 20 Desainer Ternama, Herborist Gelar Bali Fashion Carnival 2022 untuk Bangkitkan Pariwisata

Mel Ahyar sebagai desainer, selalu memiliki filosofi unik dalam setiap koleksi yang diluncurkan.

Kali ini, filosofi “kawin campur” terinspirasi dari budaya pernikahan tempo dulu yang dinilai sebagai cara paling efektif dalam melestarikan perbedaan budaya dan menjalin keharmonisan.

Ditambah lagi, menurut Mel Ahyar, motif tenun di berbagai penjuru Indonesia memiliki ciri khas dan karakter tersendiri.

Ketika digabungkan dan diberikan twist dengan gaya siluet yang ekstra, potongan tegas, serta detil-detil buatan tangan khas Mel Ahyar akan menghasilkan kekuatan magis dari sisi seni dan budaya.

“Keragaman budaya Indonesia tak pernah putus memberikan inspirasi bagi desainer untuk berkarya. Perbedaan yang dipadukan dengan harmonis dapat melahirkan sebuah karya dan inovasi," kata ujar Mel Ahyar dalam keterangan pers, Senin (4/4).

"Indonesia negara besar dan kaya budaya yang harus dilestarikan oleh generasi penerus, tentunya lewat karya-karya yang dapat mengharumkan nama bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut Mel Ahyar menjelaskan, bahwa koleksi busana etnik kali ini berasal dari 12 motif tenun khas Indonesia, yakni tenun garut, tenun garut bulu, tenun jawa, tenun baduy, songket bali, songket bali alam, tenun NTT, tenun manggarai, blongsong palembang, tenun NTB, tenun batubara dan tenun gedog tuban.

Keunikan motif tenun dari daerahdaerah ini pun mampu menonjolkan keragaman, kesatuan serta harmonisasi budaya Indonesia.

Koleksi busana yang terdiri dari 18 luaran, 3 gaun panjang dan 4 kemeja ini pun turut memberdayakan artisan kain daerah binaan Cita Tenun Indonesia dalam misi untuk mengangkat nama budaya Indonesia.

Dewi Ivo Rajasa, Pendiri, Rabbanin Project mengatakan “Ini merupakan kali pertama kami bekerja sama dengan Mel Ahyar. Jiwa seni dan kreativitas Mel Ahyar memang tidak perlu dipertanyakan lagi."

"Koleksi kali ini pun sejalan dengan misi Rabbanin project dalam melestarikan budaya Indonesia, seraya memberdayakan pengrajin lokal, melalui produk fesyen yang juga kami geluti. Kami berharap koleksi ini tidak hanya dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap kain Nusantara, tetapi juga dapat mendorong produk lokal di pasar internasional,” papar Dewi.

Sementara itu, Bianca Lutfi, Pengurus CTI menyambut positif koleksi yang diluncurkan Mel Ahyar dan Rabbanin Project.

“Koleksi ini merupakan terobosan yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan produk lokal serta kain Nusantara tenun," katanya.

"Koleksi ini tidak hanya mampu melestarikan budaya dan memperkenalkannya ke mata dunia, namun membuka pintu rezeki bagi para artisan kain daerah di Indonesia," jelas Bianca.

"Koleksi Mel Ahyar Archipelagi “Kawin Campur” adalah koleksi terbatas, bisa diperoleh langsung via WhatsApp Sales Assistant +62-811-9997-999," kata Mel Ahyar. (RO/OL-09)

Baca Juga

Unsplash

Cyber Bullying Berdampak Besar bagi Korban, Hati-Hati dengan Ujaran Kebencian

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 15:34 WIB
Menurut hasil riset Digital Civility Indeks pada Mei 2020 oleh Microsoft, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara paling tidak...
Dok UNSW

UNSW Global Beri Peluang Pelajar Internasional Melalui Program Daring 120 Hari

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 15:25 WIB
Program ini hadir dengan mengakomodasi zona...
Antara/Syifa Yulinnas.

Penuntasan Aturan Teknis UU TPKS Harus Dipercepat demi Kepastian Hukum

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 15:06 WIB
Sikap tegas dalam proses penegakan hukum pada kasus-kasus kekerasan seksual sangat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya