Rabu 23 Maret 2022, 09:59 WIB

Kiat Kepala BIN Kawal Pandemi Covid Menuju Endemi

mediaindonesia.com | Humaniora
Kiat Kepala BIN Kawal Pandemi Covid Menuju Endemi

dok.ant
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.

 

BERBAGAI indikator pandemi di Indonesia membaik secara signifikan. Per Senin (21/3/2022), rasio kasus positif harian berdasarkan jumlah orang diuji (positivity rate ) berhasil turun ke range standar aman WHO di angka 4,55% (standar WHO maksimal 5%). Bandingkan dengan positivity rate sebulan lalu yang masih di angka 14,15%.

Level PPKM secara nasional juga membaik. Per Selasa kemarin (22/3/2022) tidak ada lagi daerah berlevel 4; begitu pula, jumlah daerah yang berstatus Level 3 mengalami penurunan dari sebelumnya 66 daerah menjadi 39 daerah. Sebagian besar wilayah kini berada di level 2 (55 daerah) dan level 1 (83 daerah). Pertanda Indonesia di jalan yang benar menuju akhir pandemi?

Pemerintah mengaku sangat berhati-hati. Menurut Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, saat ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan. Level PPKM terus menurun; mayorias kegiatan di daerah PPKM level 1 boleh dihadiri 100% kapasitas, antigen dan PCR tak lagi wajib bagi yang sudah vaksin dosis ke-2; jangka waktu karantina setiba dari luar negeri dipangkas kini hanya 1 hari.

"Agar proses pra kondisi ini berlangsung aman, semua tahap pelonggaran harus kita dilakukan secara terukur, science-based, dan selalu disertai disiplin mitigasi,” ujar Budi Gunawan, dalam keterangannya, Rabu (23/3/2022).

Mitigasi yang dimaksud, lanjut Budi Gunawan, harus dimulai dari hulu dan melibatkan semua elemen Bangsa: meningkatkan capaian vaksinasi dosis ke-2 dan booster secara merata ke semua wilayah; mengakselerasikan screening, testing, dan tracing; mendisiplinkan kebiasaan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan; hingga memastikan ruang-ruang publik berventilasi atau memiliki filter udara yang baik (perkantoran, gedung pertemuan, rumah ibadah, mal dan pasar).

Sementara di hilir akan dilakukan peningkatan kapasitas rumah sakit, perbanyakan tenaga kesehatan, serta pengamanan ketersediaan obat-obatan.

“Ada keniscayaan semua elemen Bangsa mengadopsi kebiasaan baru demi hidup baru; hidup berdampingan dengan virus corona. Semua harus membiasakan diri dengan kebiasaan mitigasi tadi. Sebagian bahkan harus menjadi etika sosial. Misalnya menggunakan masker, harus dipandang sebagai wujud tanggungjawab dan tenggang rasa; karena  melindungi orang lain dari virus yang mungkin kita bawa.“ ujar Budi Gunawan. Dengan demikian Indonesia bisa memasuki hidup normal baru dengan baik. (OL-13)

baca juga: Cegah Stunting, Perjuangan Mewujudkan Generasi Emas di Timor Tengah Selatan

Baca Juga

Antara

Waspadai Penyebaran Berita Bohong dan Menyesatkan di Ruang Digital

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 17:59 WIB
Dampak dari hoaks sangat berpengaruh besar pada tatanan dan kestabilan di masyarakat, bahkan hoaks bisa mengancam persatuan...
MI/Susanto

Kemenag Pastikan tidak Kelola Visa Haji Mujamalah

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 04 Juli 2022, 17:44 WIB
Adapun kewenangan Kementerian Agama ialah pengelolan visa haji kuota Indonesia. Di dalamnya, terdapat visa kuota haji reguler dan visa...
Antara/Novrian Arbi.

Niat Puasa Sunah Zulhijah Menjelang Iduladha

👤Miskah Syifa Putri 🕔Senin 04 Juli 2022, 17:34 WIB
Awal Zulhijah 1443 Hijriah jatuh pada 1 Juli 2022. Artinya, Iduladha 1443 Hijriah ditetapkan jatuh pada 10...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya