Sabtu 26 Februari 2022, 20:10 WIB

Kebutuhan Dokter Meningkat, Unpad Dampingi Pendirian Prodi Pendidikan Dokter di IPB

Zubaedah Hanum | Humaniora
Kebutuhan Dokter Meningkat, Unpad Dampingi Pendirian Prodi Pendidikan Dokter di IPB

Unpad
Penandatanganan MoU Pendirian Studi Pendidikan Dokter IPB-Unpad.

 

UNIVERSITAS Padjadjaran (Unpad) Bandung mendampingi sejumlah kampus dalam pendirian program studi (prodi) Pendidikan Dokter. Hal itu didasari terus meningkatnya kebutuhan dokter di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Rektor Unpad Prof Rina Indiastuti saat meneken Nota Kesepahaman dengan IPB University Bogor pada 23 Februari 2022 lalu.

"Unpad menyambut gembira rencana pendampingan untuk pendirian prodi Pendidikan Dokter di IPB. Tentu kami sesama PTN pasti mendukung. MoU ini semacam formalitas tentang kerja sama yang akan dilakukan Unpad dengan IPB,” jelas Rektor Unpad Prof Rina Indiastuti dilansir dari laman resmi Unpad.   

Selain IPB, Rina mengatakan, Unpad melalui Fakultas Kedokteran juga tengah melakukan pendampingan serupa terhadap perguruan tinggi lainnya di Jawa Barat. Hal ini menandakan bahwa kebutuhan dokter terus meningkat. Di sisi lain, aktivitas riset di bidang kedokteran juga terus berkembang pesat.

Beberapa perguruan tinggi yang dilakukan pendampingan oleh Unpad, yaitu UIN Sunan Gunung Djati, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Katolik Parahyangan, Presiden University, hingga Telkom University.

Lebih lanjut Rina mengatakan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini diharapkan tidak hanya mengenai pendampingan pendirian prodi saja. Di luar itu, ada banyak aspek yang bisa dijalin kerja sama, salah satunya di bidang penguatan agrokompleks.

Rektor IPB University Prof Arif Satria menjelaskan, pendirian prodi Pendidikan Dokter merupakan upaya untuk mengukuhkan apa yang sudah dilakukan IPB. Selama ini, IPB telah melaksanakan berbagai kajian dan riset yang mengarah ke bidang medis.

“Saat ini IPB datang ke Unpad untuk berkolaborasi. Mohon dukungan berkaitan dengan rencana pengembangan Fakultas Kedokteran,” ujarnya.

Saat ini, konsep satu kesehatan (one health) menjadi satu konsep baru dalam mewujudkan aspek keamanan kesehatan secara global. Melalui konsep ini, aspek kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Arif melanjutkan, dengan konsep one health, maka ke depan kedokteran itu akan semakin kompetitif IPB telah memiliki Fakultas Kedokteran Hewan. Rencana pendirian prodi Pendidikan Dokter diharapkan dapat melengkapi pendidikan kedokteran hewan yang selama ini sudah berjalan.

Upaya ini senada dengan apa yang telah dilakukan Unpad. Unpad sendiri telah mendirikan prodi Pendidikan Dokter Hewan di FK. Upaya ini akan mendorong perkembangan pendidikan kedokteran akan lebih kompetitif jika dibandingkan dengan satu bidang pendidikan saja.

“Kita bisa saling support. Pengalaman Unpad di bidang kedokteran sudah tidak diragukan lagi,” kata Arif. (H-2)

Baca Juga

Antara

Lansia yang Sudah Vaksin Lengkap, Diminta Segera Booster

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 18:03 WIB
Pasalnya, lansia merupakan kelompok yang rentan terinfeksi covid-19, khususnya subvarian Omikron. Jika sudah mendapatkan vaksin...
MI/Susanto

61,81% Jemaah Haji Indonesia Memiliki Risiko Tinggi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 16:40 WIB
Menurut PPIH Arab Saudi bidang kesehatan bahwa jemaah haji Indonesia per 25 Juni 2022 yang memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan...
MI/Susanto

Jemaah Haji Indonesia yang Wafat Menjadi 12 Orang

👤 M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 16:25 WIB
Sementara jemaah haji sakit sebanyak 520 orang, sebanyak 446 orang rawat jalan, 60 orang dirawat di klinik kesehatan haji Indonesia, dan 14...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya