Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMBUNAN lemak perut atau yang dikenal dengan sebutan lemak visceral dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, karena letaknya yang dekat dengan organ dalam tubuh.
Menurut The Mayo Clinic, beberapa lemak perut terletak tepat di bawah permukaan lapisan kulit atas, tetapi juga sering kali membungkus organ dalam tubuh. Lemak inilah yang disebut dengan lemak visceral.
Fitur anatomi lemak visceral ini lebih berbahaya daripada hanya sekedar terlihat kurang estetik. Masalahnya, lemak visceral dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, hipertensi, masalah pernapasan, hingga meningkatkan kemungkinan kematian dini.
Baca juga: Inilah Waktu Terbaik untuk Sarapan
Ahli gizi terdaftar dari Colorado, Amerika Serikat, Janet Coleman mengatakan, lemak visceral tergolong sebagai lemak yang sangat sulit dikurangi. Tetapi perubahan pola makan dan gaya hidup sehat bisa membantu mengecilkan kadarnya, sekaligus meningkatkan kesehatan Anda.
"Anda dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengecilkan lingkar perut melalui olahraga dan perubahan pola makan, yang meliputi makan lebih banyak serat dan protein, dan minum cukup air untuk tetap terhidrasi," kata Janet Coleman dikutip dari Eat This Not That, Sabtu (19/2).
Salah satu cara untuk membuat perubahan ini dapat dimulai dari pola makan pada saat sarapan.
"Konsumsi jenis makanan yang seimbang saat sarapan dapat membantu menurunkan berat badan secara umum karena mempercepat metabolisme Anda, tetapi jika Anda ingin menghilangkan lemak perut secara khusus, Anda harus makan lebih baik sepanjang hari, tidak hanya saat sarapan," kata Coleman.
Untuk membantu memulai hari Anda dengan cara yang sehat, berikut ini adalah lima jenis bahan pangan untuk sarapan yang terbukti mampu membantu mengecilkan lemak perut.
Oatmeal atau gandum terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sehingga jenis makanan ini kerap dijadikan sebagai bahan untuk sarapan super karena kandungan seratnya yang sangat tinggi.
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kandungan serat gandum yang sangat tinggi sangat ampuh untuk menstabilkan gula darah, menurunkan kadar kolesterol, mengurangi risiko penyakit kronis, dan membantu mengelola penurunan berat badan.
Salah satu penelitian terkait gandum dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa asupan serat larut secara khusus dapat mengurangi lemak perut bagian bawah.
Menurut Coleman, almond dan kacang-kacangan lainnya bisa menjadi cara yang bagus untuk membantu mengurangi lemak perut.
"Kacang adalah sumber protein nabati dan lemak sehat yang sangat baik, seperti asam lemak omega-3. Dan omega-3 dapat membantu mengatur gula darah dan insulin, yang penting dalam menurunkan lemak perut," ungkap Coleman.
Jika Anda tidak menyukai almond, kenari adalah jenis kacang lain yang kaya akan omega-3.
Buah adalah makanan yang baik untuk ditambahkan sebagai menu sarapan Anda untuk membantu mengecilkan lemak perut. Hal ini karena buah dapat membantu mengekang keinginan seseorang untuk mengonsumsi gula sepanjang hari dan dapat membuat Anda kenyang untuk waktu yang lebih lama karena kandungan seratnya.
Buah-buahan tertentu seperti stroberi dan blueberry mengandung flavonoid, yang telah diketahui membantu dalam menurunkan berat badan.
"Memasukkan buah-buahan dalam sarapan Anda seperti pepaya, delima, apel hijau, kiwi, dan jeruk dapat menurunkan kadar kolesterol dan menurunkan faktor risiko penyakit jantung dan stroke," kata Coleman.
Makanan fermentasi yang cenderung memiliki cita rasa asam dan aroma yang khas sering kali dihindari banyak orang. Kendati demikian, makanan fermentasi seperti yoghurt, kimchi, kefir, nato (kedelai fermentasi) hingga asinan kubis (sauerkraut), memiliki manfaat yang sangat baik untuk mengurangi lemak perut bila dikonsumsi saat sarapan.
"Makanan fermentasi tersedia dalam berbagai bentuk dan dikemas dengan bakteri baik yang meningkatkan kesehatan usus," kata ahli diet dan nutrisi terdaftar Allison Tallman.
Bila sauerkraut, nato atau kimchi terlalu asam dan beraroma bagi Anda, cobalah menu sarapan fermentasi yang jauh lebih mudah seperti semangkuk yoghurt yang ditambah pugasan seperti buah, kacang-kacangan dan biji-bijian.
Salmon adalah sumber lemak sehat lain yang lezat yang dapat Anda gunakan untuk memulai hari Anda.
"Salmon adalah jenis lemak sehat yang dapat mengurangi lemak visceral karena mengandung asam lemak omega-3, vitamin D, dan zat besi, dan nutrisi tingkat tinggi ini dikaitkan dengan kandungan lemak visceral yang lebih rendah," kata Tallman.
Konsumsi salmon panggang dengan roti gandum untuk sarapan, ditambah buah sebagai pencuci mulut, akan menjadi menu sarapan super bagi Anda yang ingin merasa kenyang, tanpa begah.
Selain itu ada bonus nutrisi yang mampu mengurangi jumlah lemak visceral.
Penting untuk melengkapi sarapan Anda dan memasukkan beberapa protein dan lemak sehat, serta beberapa potong buah jika memungkinkan.
Anda bisa membuat semangkuk oatmeal dan memasukkan buah dengan selai kacang favorit, atau Anda bisa membuat telur dadar dengan roti gandum dan makan secangkir buah di sampingnya.
Mulailah hidup sehat dari apa yang Anda konsumsi pada pagi hari. Selain itu, untuk mempermudah Anda dalam mengurangi kadar lemak visceral, cobalah untuk mengurangi kudapan tinggi lemak, gula dan garam seperti keripik, biskuit, kue-kue manis, hingga karbohidrat cair seperti minuman kemasan tinggi lemak dan gula. (Ant/OL-1)
Sarapan sering dianggap sebagai fondasi penting untuk memulai hari. Namun, dibalik kepraktisannya, ada sejumlah menu sarapan yang populer namun berisiko bagi kesehatan ginjal.
Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan gangguan metabolisme, penurunan fungsi otak. Serta dapat meningkatnya risiko penyakit jantung.
Shakira Aminah mengatakan kesehatan dan gizi adalah kunci agar anak dapat berprestasi.
Sarapan adalah waktu makan yang sangat penting, terutama bagi mereka yang ingin menjaga kestabilan kadar gula darah.
Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of Nutrition, Health and Aging menemukan bahwa sarapan sehat berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Pengaturan waktu sarapan dan olahraga pagi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dari latihan fisik yang akan dijalani.
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Makanan sehat dan sederhana seperti pisang, oatmeal, ikan, dan sayuran hijau terbukti membantu meredakan stres secara alami dan menenangkan pikiran.
Terdapat lima makanan sehat yang dapat melawan stres.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Ubi jalar tetap bermanfaat bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sesuai. Simak penjelasan gizinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved