Senin 03 Januari 2022, 14:58 WIB

Pemerintah Pangkas Masa Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Mediaindonesia | Humaniora
Pemerintah Pangkas Masa Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

 

PEMERINTAH mengurangi durasi masa karantina untuk warga yang kembali dari perjalanan di luar negeri, termasuk mereka yang kembali dari negara-negara dengan kasus Omicron yang tinggi.

Sebelumnya, masa karantina 14 hari diterapkan untuk WNI yang kembali dari negara-negara dengan kasus Omicron tinggi. Sementara karantina 10 hari diberlakukan bagi pelaku perjalanan luar negeri yang datang dari negara lainnya.

"Tadi diputuskan karantina yang 14 hari menjadi 10 hari, dan yang 10 hari jadi 7 hari," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers hasil rapat terbatas evaluasi PPKM secara daring di Jakarta, hari ini.

Koordinator PPKM Jawa Bali itu pun menegaskan pemerintah tidak akan memberikan diskresi atau dispensasi bagi mereka yang datang dari luar negeri. Pemerintah hanya akan mengacu pada aturan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Baca juga: Dinkes Kesulitan Tracing Positif Omikron saat di Bali, Ini Alasannya

Luhut juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin pada protokol kesehatan. "Kuncinya, kita lihat Omicron berkembang di dunia manapun itu adalah masalah disiplin. Disiplin pemakaian masker, masalah vaksin, disiplin cuci tangan dan seterusnya. Jadi kata kunci adalah disiplin," pesannya.

Hingga Minggu (2/1), tercatat total kasus Omicron di Indonesia mencapai 138 kasus, terdiri atas 135 kasus impor dan tiga kasus transmisi lokal.

Meski terus meningkat, Luhut yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu mengatakan kesiapan Indonesia untuk menghadapi Omicron saat ini jauh lebih baik.

Kesiapan itu antara lain dari sisi vaksinasi yang terus digencarkan, pasokan obat-obatan hingga kapasitas rumah sakit dan tenaga kesehatannya.

"Semua yang dibutuhkan untuk itu kita sudah siapkan. Jadi jauh lebih siap. Saya ulangi, jauh lebih siap dari kejadian pada Juni tahun lalu. Juga penerimaan kita ke karantina sekarang jauh lebih siap," pungkas Luhut. (OL-4)

Baca Juga

Antara/Didik Suhartono

DPR Belum Setujui Usulan Anggaran Penanganan PMK sebesar Rp4,6 T

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 27 Juni 2022, 15:35 WIB
"Kita belum menyetujui nih, baru mendengarkan. Karena kalau mereka (Kementan) tidak detail, saya tidak setujui. Saya tidak mau...
Dok. Arion Suites Hotel Bandung

Arion Suites Hotel Bandung Gelar Promo Stay & Fun, Menginap dan Dapat Tiket Dago Dream Park

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 15:19 WIB
Dengan promo tersebut para wisatawan mendapatkan harga terbaik beserta dengan akomodasi untuk menginap di hotel bintang 4 yang baru saja...
Dok. Humas UNS

UNS Raih Dua Penghargaan IKU dari Kemendikbudristek

👤Mediaindonesia 🕔Senin 27 Juni 2022, 14:49 WIB
Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H.,M.Hum. menyampaikan bahwa ukuran kampus maju itu dapat dilihat dari 8...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya