Jumat 24 Desember 2021, 13:25 WIB

Prodi Ilmu Hukum UAI dan Baznas Bazis DKI Jakarta Kerja Sama dalam Sosialisasikan Zakat

mediaindonesia.com | Humaniora
Prodi Ilmu Hukum UAI dan Baznas Bazis DKI Jakarta Kerja Sama dalam Sosialisasikan Zakat

Ist
Kegiatan Sharing for Indonesia dengan tema hukum zakat dalam konteks perundang-undangan. 

 

ZAKAT merupakan potensi kekayaan umat Islam yang sampai saat ini belum bisa dioptimalkan dengan baik. Kurangnya kesadaran umat Islam untuk berzakat menjadi faktor utama permasalahan ini belum terselesaikan.

Untuk itu, diperlukan sinergitas semua pihak agar dapat menumbuh-kembangkan kesadaran tersebut. 

Prodi Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) bekerja sama dengan Hamka Center dan Baznas (Bazis) DKI Jakarta mengadakan kegiatan Sharing for Indonesia dengan tema hukum zakat dalam konteks perundang-undangan. 

Acara ini diikuti 200 peserta penerima beasiswa Baznas yang tergabung dalam Program Masa Depan Jakarta (MDJ), pada Kamis (23/1/2021) di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Muhammad Khutub, koordinator kegiatan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi.

Prodi Ilmu Hukum sendiri sudah setahun ini bekerja sama dengan Baznas (Bazis) DKI Jakarta untuk mengelola Program Masa Depan Jakarta dengan total keseluruhan 3.350 peserta dari seluruh wilayah DKI Jakarta. 

"Kegiatan Sharing for Indonesia ini hanya diikuti peserta MDJ dari  5 Kecamatan di Jakarta Selatan. Mereka adalah para penerima zakat melalui beasiswa Baznas. Harapannya, 3-4 tahun lagi peserta ini bukan lagi menjadi mustahik tetapi menjadi muzakki zakat di Jakarta," ungkapnya dalam keterangan pers, Jumat (24/12).

Dr. KH. Shobahussurur, M.A, Ketua Takmir Masjid Agung Al-Azhar sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, anak-anak MDJ ini merupakan kader umat dan juga kader masjid yang dapat menjadi pejuang-pejuang zakat. 

"Masjid Agung Al-Azhar sangat terbuka bagi program MDJ untuk dapat mengembangkan kreatifitas dan spiritualitas anak-anak muda metropolitan," lanjutnya.

Sementara itu, Dr. Yusup Hidayat, Dekan Fakultas Hukum UAI, dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa UU tentang Pengelolaan Zakat pada tataran praktisnya masih terganjal pemahaman dan kesadaran masyarakat.

"masih banyak masyarakat wajib zakat (muzakki) yang menyalurkan zakatnya langsung pada mustahik tanpa melalui institutsi amil resmi. Karena menurut mereka itu lebih afdhal. Permasalahan inilah yang membuat pendistribusian zakat menjadi tidak merata," kata Yusuf. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok MI

Targetkan Akreditasi Internasional, UKI Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Industri

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 14:24 WIB
Salah satu yang dilakukan UKI adalah memperkuat kolaborasi dan kerja sama dengan dunia...
Antara

Walhi: Pidato Kemerdekaan Presiden Minim Isu Pemulihan Lingkungan

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 14:22 WIB
Salah satu poin yang disorot dalam pidato Presiden Jokowi, yakni klaim energi bersih. Menurut Walhi, itu berbanding terbalik dengan masih...
ANTARA

Kemenag Targetkan Seluruh Guru Madrasah Terlatih Kurikulum Merdeka

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 13:17 WIB
"Penerapan Kurikulum Merdeka pada madrasah masih berupa piloting dan belum semua menerapkan kurikulum, target tahun depan akan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya