Minggu 21 November 2021, 10:27 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Indonesia

 Ferdian Ananda Majni | Humaniora
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Indonesia

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Ilustrasi ombak menerjang batu grip di Pantai Muara Lasak, Padang, Sumatera Barat.

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 21-23 November 2021.

"Terdapat sistem tekanan rendah di Samudra Hindia selatan Banten (1005 hPa) dan di perairan utara Jawa Timur (1007 hPa)," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangannya, Minggu (21/11)

Dia menyebut pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Jawa Barat," sebutnya.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, perairan P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Aceh-Kep. Mentawai, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Jawa Tengah-P. Lombok, Selat Bali-Lombok- Alas bagian selatan.

Samudra Hindia selatan Jawa Barat - Sumba, Laut Natuna Utara, perairan utara Kep. Natuna, perairan Kep. Sangihe - Talaud, Samudra Pasifik utara Halmahera, Laut Arafuru bagian timur.

Sedangkan gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50-4,0 meter berpeluang terjadi di Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten, perairan selatan Jawa Barat, Samudra Hindia barat Kep. Enggano - Lampung, Samudra Hindia selatan Banten - Jawa Barat.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi.

Untuk selalu waspada untuk perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (Fer/OL-09)

Baca Juga

Antara/Prasetia Fauzani.

Vaksin Covid-19 Tunjukkan Kemanjuran Tinggi terhadap Infeksi Parah Omikron

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 11:27 WIB
Makalah itu juga menunjukkan bahwa sementara kematian di antara orang-orang yang divaksinasi lengkap meningkat tajam selama gelombang...
Antara/Ahmad Subaidi.

Agar tidak Diskriminatif, BPOM Perlu Kaji Dampak Pelabelan Pangan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 11:25 WIB
Berdasarkan uji laboratorium yang dilakukan BPOM terbukti bahwa migrasi BPA dalam galon masih dalam batas aman atau jauh di bawah ambang...
MI/Permana

Satu Pasien Meninggal karena Omikron Belum Divaksin

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 23 Januari 2022, 11:05 WIB
KEMENTERIAN Kesehatan mengumumkan adanya pasien positif omikron yang meninggal pada Sabtu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya