Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERTIAN Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat tidak mengendurkan protokol kesehatan (prokes) menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru),Sebab, pandemi covid-19 masih terjadi.
“Jangan bereuforia yang tidak terkendali dan menyebabkan peningkatan kasus, apalagi varian Delta masih mendominasi,” kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam diskusi virtual, Kamis, (18/11).
Baca juga: Asam Lambung Naik saat Tidur Malam, Ini Saran Dokter UI
Nadia mendorong masyarakat mengendalikan mobilitas. Sebab, mobilitas yang tinggi tanpa dibarengi kepatuhan prokes bakal berujung pada lonjakan kasus.
“Kita harus mencegah gelombang ketiga terjadi di tengah situasi yang baikini,” tegas dia.
Menurut Nadia, potensi penularan selalu terbuka lebar. Masyarakat bisamencegahnya dengan disiplin prokes dan ikut program vaksinasi.
Nadia mengatakan pemerintah terus berupaya mempertahankan kasus positifcovid-19 serendah mungkin dengan penurunan kasus yang konsisten. Upaya mencegah lonjakan pada masa Nataru akan sukses bila pemerintah dan masyarakat bahu-membahu. (H-3)
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Tingkat kesembuhan campak sangat bergantung pada kondisi imun tubuh pasien.
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved