Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Dyah Agustina Waluyo menilai tenaga kesehatan (nakes) Indonesia tidak akan mengundurkan diri untuk menghadapi gelombang 3. Sehingga para nakes harus diberikan perlindungan, jam kerja yang sesuai, dan apresiasi dari pemerintah.
Pengunduran diri nakes sendiri sempat terjadi di Singapura, sebanyak 1.500 nakes mengundurkan diri dan terbanyak yakni nakes asing sebanyak 500 orang. Pengunduran diri karena para nakes mengalami kelelahan hebat sepanjang pandemi.
"Saya merasa nakes Indonesia tidak akan mengundurkan diri. Menghadapi wabah sebelumnya para nakes kita tidak menyerah. Padahal risikonya juga tidak kalah tinggi dibandingkan covid-19," kata Dyah saat dihubungi, Kamis (4/11).
Baca juga: Mitigasi Krisis Iklim Lewat Transformasi Sistem Pangan
Yang dikhawatirkan adalah terjadi gelombang ke-3 maka akan banyak lagi korban-korban nakes yang berguguran. Covid-19 merupakan penyakit baru belum tahu persis sifatnya, mutasinya, dan lainnya. Sehingga terjadi gelombang ke 3. Sehingga diharapkan pemerintah tetap memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan nakes.
Oleh karena itu perlu dukungan lain yang diberikan kepada nakes seperti jaminan adanya tempat perawatan terbaik seandainya tertular, termasuk pengobatannya, harus tetap diberikan. Salah satu bentuk apresiasi adalah melakukan pencegahan dengan bersungguh-sungguh.
"Tetap lakukan PPKM dan perketat pengawasan pelaksaan prokes, termasuk di transportasi umum darat, laut dan udara. Juga awasi pelaksanaan PTM terbatas dibarengi dengan evaluasi selalu. Kemudian percepat vaksinasi, termasuk vaksinasi untuk anak sekolah. Intinya cegah dengan sungguh sungguh gelombang ke 3," ujar Dyah.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan untuk menghadapi gelombang ke 3 yang diperkirakan datang pada Desember 2021 sampai Januari 2022 pemerintah sudah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 712/2021, Nomor 1/2021, Nomor 3/2021 soal Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 yang melarang cuti di akhir tahun dan membatasi pergerakan masyarakat.
Selain itu, setelah menghadapi gelombang covid-19 sebelumnya maka menjadi bukti bahwa semua pihak berperan melawan pandemi ini mulai dari masyarakat hingga nakes.
"Kalau kita lihat apa yang terjadi di bulan-bulan lalu itu adalah bukti nyata peranan semua, baik masyarakat maupun juga nakes kita. Walau situasi saat itu berat dan beban yang besar ditambah banyak nakes yang terinfeksi tetapi fasilitas kesehatan dan nakes terus bertahap dan tidak menyerah dan tidak kolaps," ujar Siti. (H-3)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
KETUA Umum PB IDI Slamet Budiarto, menilai masih banyaknya masyarakat yang lebih memilih berobat di luar negeri karena masih lemahnya sistem kesehatan di Tanah Air.
Pengurus Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Iqbal Mochtar menjelaskan bahwa paparan dalam dosis tinggi dan jangka waktu lama cesium-137 atau cs-137 dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius
Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto meminta rumah sakit (RS) agar selalu melindungi tenaga kesehatannya. Itu ia sampaikan terkait kekerasan yang dialami dokter di RSUD Sekayu, Sumatra Selatan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
IDI tidak pernah mengeluarkan rilis atau pernyataan resmi tentang daftar minuman penyebab kanker.
Salah satu tantangan terbesar dalam kesehatan masyarakat saat ini adalah daya tarik produk tembakau, nikotin, dan turunannya seperti rokok dan vape, terutama bagi anak muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved