Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Tri Rismaharini meminta warga agar waspada terhadap pengaruh dari La Nina yang berdampak pada curah hujan tinggi dan juga mengakibatkan bencana banjir.
“Kita menghadapi dampak La Nina yang menyebabkan curah hujan semakin tinggi setiap tahunnya, sehingga semua warga harus tetap siaga,” ujar Mensos Risma melalui keterangan resmi, Kamis (3/11).
Di lokasi tersebut terdapat 139 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir dalam beberapa hari terakhir, usai sungai Kapuas meluap sebagai dampak dari curah hujan yang cukup tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Mengantisipasi perubahan iklim, kata Mensos, memang cukup berat tapi yang terpenting adalah bagaimana cara menyelamatkan warga di sepanjang Sungai Kapuas yang sewaktu-waktu dapat tergenang air kembali.
Baca juga: 28 Kumbang Moncong Jenis Baru Ditemukan di Sulawesi
"Melihat kondisi yang ada perlu upaya memfungsikan kembali danau-danau di sepanjang sungai kapuas, sehingga ketika curah hujan tinggi aliran air tidak melewati pemukiman warga," tandas Risma.
Selain menyerahkan bantuan bagi korban bencana, Kemensos juga telah menyiapkan dapur umum lapangan (dumlap) untuk memenuhi kebutuhan logistik para warga korban banjir.
"Kami siap sekali. Cuma masalahnya bukan hanya dapur umum tapi bagaimana agar ketika bencana terjadi tidak ada korban serta dapat memaksimalkan lokasi-lokasi seperti sekolah yang tadi saya lihat," kata Risma.
Adapun bantuan yang telah diberikan untuk Kabupaten Sanggau adalah sebagai berikut: 156 paket makanan anak; 30 paket family kit; 40 kids ware; 40 food ware; 50 paket peralatan dapur keluarga; 50 lembar kasur merah; 100 lembar matras; 40 lembar tenda gulung; 30 lembar velbed; 1 unit tenda serbaguna keluarga; 1 unit tenda serbaguna merah; dan 2.000 kg beras.
Ditambah 54 helai baju anak balita; Pakaian dewasa 110 helai; Baju anak 49 helai; dan mainan anak 17 Pcs. 12 bungkus popok anak; 16 pcs popok dewasa; serta Sembako 300 paket sehingga total bantuan untuk Kab. Sanggau adalah Rp 496.632.812.
Baca juga: Indonesia-UEA Sepakat Kerja Sama Pengembangan Mangrove
Selain bantuan bagi korban bencana banjir, Risma juga menyerahkan bantuan Atensi senilai Rp117.000.000 yang terdiri dari 50 paket kebutuhan hidup layak; bantuan kewirausahaan kepada 5 Penerima Manfaat (PM), bantuan Atensi alat bantu kepada 20 PM; serta Dukungan Pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak untuk 50 PM.
Salah seorang warga, Nenek Salamah, 80, merasa terharu karena telah menerima bantuan sembako dari Mensos yang diserahkan secara langsung dan itu sangat membantu kebutuhan keluarganya.
“Senang sekali bisa mendapatkan bantuan sembako, karena memang sudah beberapa hari ini rumah kena banjir. Terima kasih sekali lagi, ” ujar Salamah.
Setelah mengunjungi Kabupaten Sanggau, Risma bergerak untuk menyapa sekaligus memberikan bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Sekadau.
Adapun bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Sekadau berupa; 156 paket makanan anak; 30 paket family kit, 40 kids ware, 40 food ware, 50 paket peralatan dapur keluarga; 50 lembar kasur merah, 100 lembar matras, 40 lembar tenda gulung merah, 30 lembar velbed, 1 unit tenda serbaguna keluarga, 1 unit tenda serbaguna merah, dan 3.000 kg beras.
Ditambah baju untuk anak balita 54 helai; baju dewasa 111 helai; baju anak 48 helai. Mainan anak 17 Pcs; 12 bungkus diapers (popok) anak; popok dewasa 16 Pcs; dan 350 paket sembako. Sehingga total bantuan untuk Kab. Sekadau senilai Rp468.198.412
Bantuan Atensi yang diberikan di Kabupaten Sekadau senilai Rp 101.430.150 dengan rincian; sembako 100 paket, kursi roda 1 unit, mesin jahit 1 paket, tripod 1 unit, bantuan Atensi yatim-piatu 11 orang, serta bantuan kebutuhan dasar dan pendidikan untuk 38 orang.
Tidak berhenti di kabupaten Sekadau, Mensos juga memberikan bantuan penanganan bencana di Kabupaten Sintang dengan total bantuan Rp653.783.626 sebagai berikut; 6 unit tenda regu; 10 tenda pleton; 14 tenda keluarga; 3 tenda pengungsi; 1 tenda dapur umum; 90 velved; 24 rompi pelampung; 80 matras; 45 family kit; 76 kids ware.
Ada juga 67 food ware; 780 biskuit/makanan siap saji; 2 tenda keluarga payung; 45 kasur; 1 tenda serbaguna keluarga; 462 paket makanan anak-anak; 61 paket peralatan dapur keluarga; 40 tenda gulung merah; 1 unit tenda serbaguna keluarga merah; 76 lembar selimut merah; dan 90 lembar kasur merah.
Untuk bantuan Atensi yang diberikan kepada warga kabupaten Sintang senilai Rp15.500.000 berupa bantuan kewirausahaan dan bantuan kebutuhan dasa.
Dalam kunjungan kerjanya kali ini Mensos terus bergerak menuju kabupaten Melawi untuk melihat dampak banjir, menyapa korban serta memerintahkan jajarannya untuk segera menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir.
Dalam penanganan bencana di lapangan, Kemensos berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar, pemerintah kabupaten yang dilanda bencana banjir, serta Komisi V DPR RI. Juga, Kemensos akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengatasi persoalan banjir di Provinsi Kalimantan Barat. (H-3)
JAJARAN Polres Bogor melakukan langkah cepat untuk membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Cijayanti dan Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Banjir terjadi pada Rabu (11/2) di empat dusun di Desa Andamui, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
Banjir kembali memaksa warga Perumahan Pandan Asri, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, meninggalkan rumah mereka, Kamis (12/2) dan mengungsi ke gedung olahraga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
TIM gabungan menertibkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum khususnya di wilayah RT 01/09 Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (11/2).
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Persoalan keterbatasan kapasitas, terutama pada Sekolah Rakyat yang belum memiliki gedung sendiri dan masih memanfaatkan sentra atau balai milik Kementerian Sosial.
Abidin mendorong adanya koordinasi cepat antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan fisik sekolah di tingkat kabupaten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved