Senin 01 November 2021, 19:17 WIB

KPAI Temukan Masih ada Peserta Didik tak Gunakan Masker saat Pembelajaran Tatap Muka 

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
KPAI Temukan Masih ada Peserta Didik tak Gunakan Masker saat Pembelajaran Tatap Muka 

Antara/Fauzan
Suasana pembelajaran tatap muka di salah satu sekolah di Tangerang, Banten

 

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia mendorong para pendidik dan orangtua peserta didik dapat mengedukasi dan menjadi role model perubahan perilaku bagi anak-anak saat masa pembelajaran tatap muka. 

Pasalnya, dari hasil pengawasan langsung yang dilakukan pada sejumlah sekolah di berbagai daerah, pelanggaran PTM terbanyak adalah pada penggunaan masker. 

"Mulai dari masker diturunkan ke dagu, di gantungkan di dada, sampai tidak memakai masker di dalam kelas, baik guru maupun murid," ujar Retno Listyarti, Komisioner KPAI saat dihubungi Media Indonesia, Senin (1/11) 

Selain itu KPAI juga mendapatkan pengaduan tentang pelanggaran penggunaan masker, pengadu menyertakan foto. Dua foto yang KPAI terima menunjukkan seorang guru sedang mengukur suhu peserta didik di salah satu SD di Kabupaten Bandung. 

Baca juga : BPK Temukan Lebih Bayar Insentif Nakes karena Data Ganda

"Foto satu lagi menunjukkan 9 peserta didik dan 1 pendidik sedang belajar di dalam ruang kelas tak satupun menggunakan masker. Foto berasal dari 1 TK di kabupaten Sumedang," terangnya. 

Hasil pemantauan KPAI, Pemerintah kota Bandung melakukan tes PCR pada sejumlah guru dan siswa secara sampling pascamenggelar PTM. 

Dari tes PCR yang dilakukan pada 5.993 sampel, jumlah yang sudah keluar hasil 3.530, hasilnya 117 positif yang terdiri dari 105 siswa dan 12 guru kota Bandung. Dari data tersebut, Pemerintah Kota Bandung menghentikan PTM, kembali ke PJJ. 

"Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga menutup PTM salah satu SD karena para orangtua yang antar jemput anak menunggu di depan sekolah, berkerumun, karena anak-anak mereka hanya 1 jam tatap muka sehingga tanggung kalau pulang dulu. Saat menunggu itulah ngobrol, berkerumun, sulit jaga jarak," pungkas Retno. (OL-7)

Baca Juga

Kemenag

Hari Kenaikan Isa Almasih, Menteri Agama Ajak Pererat Kerukunan Umat

👤 Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:45 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, peringatan ini jadi momentum untuk mempererat kerukunan umat beragama di...
ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Presiden: Aktivitas Seni dan Budaya Harus Kembali Bangkit

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:39 WIB
“Sudah dua tahun ini kegiatan seni vakum. Saya harapkan setelah pandemi bisa kita kendalikan, aktivitas itu bisa dimulai...
Antara/Wahyu

GPDRR Ke-7 Ambil Pelajaran dari Pandemi Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:35 WIB
PELAKSANAAN Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ketujuh di Nusa Dua, Bali, telah berlangsung sejak 23 Mei 2022...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya