Selasa 19 Oktober 2021, 23:49 WIB

Wapres Dorong NU Terdepan Atasi Persoalan Sosial

Ant | Humaniora
Wapres Dorong NU Terdepan Atasi Persoalan Sosial

Setwapres
Wapres Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin mengajak warga Nahdlatul Ulama agar menjadi yang terdepan dalam mengatasi segala permasalahan sosial, seperti melawan narasi hoaks soal pandemi covid-19. "Pada malam peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, saya hanya ingin mengajak kita konsisten untuk melakukan al-himayah wa taqwiyah. Al-himayah artinya menjaga umat. Ini menjadi penting karena banyak persoalan yang harus kita hadapi pada saat ini," ujar Wapres dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. yang diikuti secara virtual dari Jakarta, Selasa (19/10).

Ma'ruf Amin menjelaskan saat ini umat tengah dihadapkan pada perkembangan teknologi informasi yang memiliki dua sisi. Dari sisi positif, segala informasi dapat cepat tersampaikan, namun apabila tidak disaring secara jernih justru berdampak pada munculnya berbagai berita yang menyesatkan sehingga antara yang benar dan keliru menjadi tersamarkan. "Kita harus jaga umat dari berbagai informasi atau berita-berita yang menyesatkan. Karena adanya kemajuan teknologi informasi yang luar biasa, sehingga terjadi berbagai informasi antara yang benar dan yang keliru. Orang menyebutnya era post-truth. Bahasa populernya, berkeliarannya hoaks atau berita bohong," kata Wapres.

Menurutnya, sangat berbahaya apabila informasi yang dikonsumsi tidak diteliti secara selektif. Bahkan di dalam informasi itu tak jarang terdapat provokasi yang memang sengaja diproduksi untuk memecah-belah. "Kita harus menjaga umat dari provokasi. Banjir informasi dan tidak bisa dideteksi secara pasti mana yang fakta dan opini. Semua kabur, samar. Ini sangat berbahaya, bisa memecah belah umat dan bangsa apabila kita tidak bisa menjaga umat dari informasi-informasi menyesatkan," kata dia.

Maka dari itu, Wapres berharap agar warga NU mampu konsisten menjaga umat dari bahaya akidah, cara berpikir, dan penafsiran terhadap teks keagamaan yang menyimpang, utamanya di masa pandemi korona. "Sesuai dengan ajaran NU yang kita anut, sebagai paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah, kita berpikir secara moderat, dinamis, dan berpegang pada manhaj yang sudah digariskan para pendiri NU," pungkasnya. (OL-8).

Baca Juga

Antara

Pancasila Harus Bisa Diterapkan Secara Nyata di Lingkungan Akademik

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 01 Juni 2023, 12:45 WIB
Pancasila diharapkan menjadi nilai bisa diterapkan secara nyata di ruang publik, terutama di bidang akademik perguruan...
Ist

5 Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya

👤Joan Imanuella 🕔Kamis 01 Juni 2023, 12:31 WIB
Tujuan dari teks eksposisi adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang suatu fenomena, konsep, proses, atau peristiwa kepada...
MI/Vicky Gustiawan

Begini Perbandingan Rokok Elektrik dan Rokok Tembakau

👤Meilani Teniwut  🕔Kamis 01 Juni 2023, 12:05 WIB
Ini perbedaan dari rokok eletrik dan rokok...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya