Senin 18 Oktober 2021, 12:20 WIB

Buku Statistik JKN, Upaya Peningkatan Akses Kesehatan Masyarakat

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Buku Statistik JKN, Upaya Peningkatan Akses Kesehatan Masyarakat

ANTARA/GALIH PRADIPTA
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/3/2021)

 

Pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan terus melakukan percepatan untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat. Peluncuran Buku Statistik JKN 2015-2019 menjadi capaian untuk meningkatkan kembali akses kesehatan masyarakat.

Diketahui program JKN telah diamanatkan kepada BPJS Kesehatan telah menjadi program strategis pemerintah yang memiliki manfaat besar serta dampak positif bagi masyarakat terutama dalam hal membuka akses terhadap kesehatan bagi masyarakat tanpa kesulitan keuangan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan untuk memastikan penyelenggaraan program jaminan kesehatan, program tersebut telah berhasil menjamin peserta dalam memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.

Baca juga: AHS, Integrasi Pendidikan dan Kesehatan Hasilkan Inovasi Layanan Publik

"Maka dilakukan suatu kajian dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan nasional JKN-KIS. Kajian terhadap penyelenggaraan program JKN-KIS dilakukan oleh DJSN bersama tentunya dengan BPJS Kesehatan yang kemudian tertuang di dalam buku statistik tahun 2015-2019 yang akan diluncurkan pada pagi hari ini," kata Ali dalam Peluncuran Buku Statistik JKN 2015-2019 secara daring, Senin (18/10).

Buku ini berisi gambaran capaian dan perkembangan program JKN-KIS yang disajikan dalam bentuk indikator kepesertaan iuran dan juga pelayanan BPJS Kesehatan.

Sesuai dengan peta jalan jaminan kesehatan nasional sebagaimana juga dicantumkan di dalam RPJMN bahwa di tahun 9 tahun 2024 98% dari penduduk.

"Ditargetkan untuk bisa dicapai sehingga ini sangat penting untuk ditekankan Bagaimana pencapaian keseluruhan masyarakat Indonesia untuk bisa masuk di dalam sistem JKN-KIS," ujarnya. (H-3)

Baca Juga

Frepik.com

Inovasi Deteksi Dini Tingkatkan Cangkupan Skrining Kanker Serviks di Indonesia

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 19 Mei 2022, 22:49 WIB
Meski termasuk jenis kanker yang mematikan, ternyata risikonya dapat dicegah dengan pemeriksaan secara terpersonalisasi sejak...
Dok. Pribadi

Fahmi Mubarok, Ilmuwan dan Dosen ITS Terpilih Jadi Finalis European Inventor Award 2022:

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 22:32 WIB
Temuan pelapis keramik semprot yang inovatif itu dirancang untuk memperpanjang masa pakai komponen yang digunakan di berbagai industri...
Antara/Ampelsa

BRIN Dukung Upaya Pengendalian PMK di Indonesia

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 19 Mei 2022, 22:19 WIB
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional !(BRIN) Laksana Tri Handoko menjelaskan, PMK merupakan penyakit infeksi virus yang bersifat akut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya