Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

FKBI Minta tak Ada Peserta JKN Ditolak selama Libur Lebaran

Ficky Ramadhan
09/3/2026 20:42
FKBI Minta tak Ada Peserta JKN Ditolak selama Libur Lebaran
Petugas kesehatan menyiapkan obat-obatan di posko pelayanan mudik di Cikaledong, Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/3/2025)(ANTARA/RAISAN AL FARISI)

FORUM Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) mengingatkan agar pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap berjalan optimal selama periode mudik dan libur Lebaran 2026.

Ketua FKBI Tulus Abadi menilai momentum mudik merupakan peristiwa rutin tahunan. Meski demikian, ia menegaskan potensi kondisi darurat selama arus mudik tetap harus diantisipasi melalui koordinasi lintas sektor, mulai dari layanan kesehatan, kepolisian hingga dukungan teknologi.

"Pertama bahwa ini momen yang reguler. Sehingga saya kira pemangku kepentingan dan masyarakat sudah terbiasa untuk hal-hal yang reguler ini. Namun ingat memang kalau kita pahami bahwa kondisi parah itu fenomena yang extraordinary atau momentum, sehingga perlu upaya-upaya ekstra dari semua pihak. Baik dari instansi kesehatan, kepolisian, teknologi dan lain-lain," kata Tulus dalam konferensi pers di Gedung BPJS Kesehatan, Jakarta, Senin (9/3).

Dalam kesempatan tersebut, Tulus juga meminta agar tidak ada peserta JKN yang ditolak mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena persoalan status kepesertaan.

Menurutnya, rumah sakit tetap harus memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan penanganan medis meskipun terdapat persoalan administrasi kepesertaan.

"Jangan sampai di lapangan ada berita lagi terkait peserta yang ditolak pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit maupun faskes lainnya terkait administratif. Artinya rumah sakit juga tidak boleh menolak itu walaupun ada persoalan administratif kesehatan," ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi posko kesehatan di jalur mudik agar tidak hanya memberikan layanan medis dasar, tetapi juga membantu pemudik menjaga kondisi fisik dan mental selama perjalanan.

Tulus juga mengingatkan pentingnya mitigasi kelelahan pengemudi yang kerap menjadi penyebab kecelakaan selama mudik, terutama di wilayah Jawa Tengah yang menjadi titik perjalanan panjang bagi banyak pemudik.

"Di dalam posko ini memang harapan saya bukan semata Business as usual dalam arti mungkin cek kesehatan dan semacam itu saya kira hal yang berdasar. Tapi mungkin di bisnis kesehatan juga bisa menopang atau memasok dengan pelayanan-pelayanan yang plus," katanya.

Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama mengawal arus mudik agar berjalan aman, nyaman, dan humanis, sekaligus memastikan peserta JKN tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal selama libur Lebaran. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya