Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM industri layanan kesehatan, kolaborasi dan kemitraan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis. Kompleksitas kebutuhan medis, tuntutan kualitas layanan, serta perubahan perilaku pasien membuat penyedia layanan kesehatan tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi antara rumah sakit, tenaga medis, mitra asuransi, komunitas, hingga sektor swasta menjadi kunci dalam membangun ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berdaya saing.
Pendekatan tersebut tecermin dalam perjalanan Bethsaida Healthcare yang pada 12 Desember lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-13. Mengusung tema Care in Every Step, perayaan ini menjadi refleksi atas strategi pertumbuhan Bethsaida yang tidak hanya bertumpu pada pengembangan fasilitas dan layanan medis, tetapi juga pada penguatan relasi jangka panjang dengan berbagai pemangku kepentingan.
Direktur Sales, Marketing & Business Development Bethsaida Healthcare, Iwan A Setiawan menegaskan kolaborasi menjadi elemen utama dalam perjalanan perusahaan.
"Selama 13 tahun, Bethsaida Healthcare bertumbuh bersama mitra, tenaga medis, dan masyarakat. Kolaborasi dan kepedulian di setiap langkah menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kesehatan yang relevan dan berkelanjutan," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Kamis (18/12).
Rangkaian perayaan dimulai dengan Bethsaida Padel Tournament yang mempertemukan dokter dan mitra strategis dalam suasana informal. Dalam perspektif bisnis, hubungan yang kuat antara penyedia layanan dan mitra menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan operasional dan kualitas pelayanan.
Semangat kemitraan tersebut berlanjut dalam agenda Partners Connect & Collaborate, yang melibatkan mitra asuransi, perusahaan, komunitas merchant, serta dokter rekanan Bethsaida Hospital Serang. Pada kesempatan ini, Bethsaida Healthcare juga memperkenalkan Center of Excellence, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan unggulan yang terintegrasi dan berorientasi pada kualitas. Langkah ini mencerminkan strategi diferensiasi Bethsaida di tengah persaingan industri kesehatan yang semakin ketat.
Selain memperkuat jejaring bisnis, Bethsaida Healthcare juga menempatkan pengalaman pasien sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Hal ini tecermin dari pembagian bingkisan kepada pasien di berbagai unit layanan, mulai dari rumah sakit hingga klinik. Dari sisi internal, perayaan ulang tahun ke-13 juga menjadi momentum konsolidasi sumber daya manusia melalui internal birthday event yang melibatkan seluruh karyawan lintas unit.
Bethsaida Healthcare juga memperluas perannya melalui kegiatan edukasi publik, salah satunya lewat Health Talk bertema 'Menopause & Demensia'. Kegiatan ini mencerminkan pergeseran peran penyedia layanan kesehatan ke arah promotif dan preventif, sejalan dengan tren industri yang semakin menekankan upaya pencegahan dan peningkatan kualitas hidup.
Managing Director Bethsaida Healthcare dr. Magdalena menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun layanan yang holistik dan berorientasi jangka panjang.
"Melalui rangkaian kegiatan anniversary ini, kami ingin menegaskan bahwa Bethsaida Healthcare hadir sebagai mitra kesehatan jangka panjang bagi masyarakat, dengan semangat Care in Every Step," katanya.
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Bethsaida Healthcare juga menjalankan program tanggung jawab sosial melalui kegiatan khitan massal bagi ratusan anak. Inisiatif ini mencerminkan upaya mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial. (Fal/E-1)
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Penyaluran genset berkapasitas 250 kVA ke RSUD Langsa dilakukan untuk memastikan ketersediaan listrik bagi operasional rumah sakit pascabencana.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa membuka secara langsung sekaligus meninjau secara langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan ini.
ANGGARAN kesehatan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) untuk 2026 dialokasikan sebesar Rp244 triliun.
Tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Cilandak memeriksa kesehatan warga saat layanan jemput bola di kawasan RT 13 RW 06, Cilandak, Jakarta Selatan.
TRANSFORMASI sistem kesehatan Indonesia terus digerakkan oleh pelaku industri yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved