Rabu 06 Oktober 2021, 20:20 WIB

Inilah Pola Makan Sehat untuk Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Mediaindonesia.com | Humaniora
Inilah Pola Makan Sehat untuk Kurangi Risiko Penyakit Jantung

dok. health and human reseach
Ilustrasi

 

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Fachmi Ahmad M. Sp.JP. yang juga anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia merekomendasikan pola makan yang sehat untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

"Kuncinya adalah menerapkan pola makan gizi seimbang," kata Fachmi dikutip dari keterangan resmi, Rabu (6/10).

Ia menjelaskan, pada pagi hari, santaplah sarapan antara pukul 06.00-09.00 yang terdiri dari makanan kaya protein seperti telur dan karbohidrat seperti oatmeal dan roti gandum utuh.

Beberapa jam setelah sarapan, sebelum makan siang, santaplah kudapan pukul 10 pagi yang mengandung serat dan protein tinggi, misalnya buah, biskuit gandum, dan keju.

Untuk makan siang, konsumsi makanan mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi, seimbangkan dengan protein, serat, vitamin, dan mineral lain. Lanjutkan dengan kudapan pukul 15.00 dengan komposisi serupa dengan kudapan pukul 10.00. Agar tidak bosan, jenis makanannya bisa dibedakan.

"Makan malam sebelum pukul 18.00: pilih makanan tinggi serat dan rendah kolesterol seperti menu makan siang. Sebaiknya makan malam tiga jam sebelum tidur agar semua makanan bisa dicerna dengan baik pada malam hari," kata Fachmi.

Menurut dia, makanan dan minuman yang berpotensi menimbulkan penyakit jantung adalah makanan dan minuman yang banyak mengandung gula, garam, lemak, dan karbohidrat olahan yang tidak baik bagi jantung.

Bila terlalu banyak, bahan pangan tersebut bisa mengganggu kerja jantung dan pembuluh darah. Makanan yang diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak dan makanan cepat saji juga meningkatkan risiko penyakit jantung.

"Adapun makan minuman yang direkomendasikan agar dapat menjaga kesehatan jantung adalah makanan dan minuman yang mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6, serat, antioksidan, potasium, dan fitosterol. Zat-zat tersebut bisa menurunkan kadar kolesterol, menjaga elastisitas pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan mencegah penumpukan plak yang dapat menyumbat pembuluh darah, " tutup Fachmi. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Antara/Mohammad Hamzah

Anggaran Berkurang, Menko PMK Tegaskan Tetap Maksimal Tangani Masalah Stunting 

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Kamis 20 Januari 2022, 22:53 WIB
“Presiden telah mendelegasikan wewenang sepenuhnya kepada BKKBN, jadi saat ini lebih pada peningkatan performa, bujet akan kita...
Dok. Sapharma

Sapharma Hadirkan Acetium Lozenge, Solusi Untuk Memulai Program Berhenti Merokok 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 22:43 WIB
Menghisap satu atau dua tablet selama merokok dan menggunakan Acetium secara berkala akan memperbesar persentase kesembuhan dari...
MI/ZEN

Abai Akurasi, Kesalahan Fatal Saat Menulis Menanti

👤Adhi Sakti, Ditjen IKP Kemenkominfo 🕔Kamis 20 Januari 2022, 22:35 WIB
Akurasi data dan fakta dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya