Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SARAPAN sering dianggap sebagai fondasi penting untuk memulai hari. Namun, dibalik kepraktisannya, ada sejumlah menu sarapan yang populer namun berisiko bagi kesehatan ginjal. Menurut ahli kesehatan, konsumsi berlebihan menu-menu sarapan ini dapat meningkatkan beban kerja ginjal, yang dalam jangka panjang bisa menyebabkan penyakit ginjal kronis (PGK).
Para ahli gizi memperingatkan bahwa tingginya kadar garam (natrium), gula, dan lemak tak sehat dalam beberapa menu sarapan dapat mempersulit tugas ginjal untuk menyaring zat berbahaya dan racun dari darah.
Dokter dan ahli gizi menyoroti empat jenis menu sarapan yang perlu dibatasi untuk menjaga kesehatan ginjal:
Mie instan adalah salah satu menu sarapan yang paling berisiko. Kandungan natrium (garam) yang tinggi, terutama pada bumbu, bisa memicu peningkatan tekanan darah (hipertensi). Hipertensi adalah salah satu pemicu utama kerusakan pembuluh darah ginjal, sehingga memperberat kerja organ ini. Ahli gizi menyarankan untuk membatasi konsumsi mie instan maksimal satu kali dalam seminggu.
Roti tawar yang dipadukan dengan selai manis, meski terasa ringan, memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Lonjakan ini dapat memicu diabetes tipe 2, yang merupakan penyebab utama kerusakan ginjal di seluruh dunia.
Produk olahan seperti sosis, hotdog, dan nugget mengandung pengawet, garam berlebih, dan lemak jenuh yang dapat meningkatkan beban kerja ginjal. Konsumsi rutin dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah dan memperburuk fungsi ginjal.
Minuman kemasan seperti teh botol, soda, dan kopi instan biasanya mengandung gula tambahan dan pemanis buatan. Konsumsi berlebihan minuman manis ini dapat membahayakan fungsi ginjal dan meningkatkan risiko obesitas serta diabetes.
Dokter spesialis ginjal dan hipertensi, dr. Norman Hamzah, menekankan pentingnya beralih ke pilihan sarapan yang lebih seimbang dan bergizi.
"Tindakan pencegahan lebih baik dilakukan sejak dini melalui pola makan yang tepat. Pilihlah makanan yang rendah natrium dan mengandung gula alami," ujar dr. Norman.
Berikut beberapa pilihan sarapan yang lebih bersahabat dengan ginjal:
Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal, memilih menu sarapan yang lebih sehat dapat menjadi langkah preventif yang signifikan untuk menekan kasus penyakit ginjal kronis di Indonesia. (Halodoc/Z-10)
Ginjal bisa rusak tanpa gejala awal. Simak 8 kebiasaan sehari-hari yang diam-diam merusak fungsi ginjal menurut pakar kesehatan.
Batu ginjal tidak hanya disebabkan kurang minum. Pakar nefrologi Dr. Arjun Sabharwal paparkan berbagai kondisi medis yang memicu pembentukan batu.
Berdasarkan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) penyakit ginjal adalah menurunnya fungsi ginjal dalam menyaring zat sisa metabolisme dalam darah dan membuangnya melalui urine.
Anda bisa menambahkan kale ke dalam salad, ditumis dengan bumbu, atau diolah menjadi smoothies.
Mengonsumsi makanan yang tidak sehat dapat meningkatkan jumlah racun yang harus disaring oleh ginjal, sehingga memberatkan kerjanya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved