Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

4 Menu Sarapan yang Diam-Diam Bisa Merusak Ginjal

Muhammad Ghifari A
04/12/2025 20:47
4 Menu Sarapan yang Diam-Diam Bisa Merusak Ginjal
Makanan tinggi risiko untuk ginjal.(Freepik)

SARAPAN sering dianggap sebagai fondasi penting untuk memulai hari. Namun, dibalik kepraktisannya, ada sejumlah menu sarapan yang populer namun berisiko bagi kesehatan ginjal. Menurut ahli kesehatan, konsumsi berlebihan menu-menu sarapan ini dapat meningkatkan beban kerja ginjal, yang dalam jangka panjang bisa menyebabkan penyakit ginjal kronis (PGK).

Para ahli gizi memperingatkan bahwa tingginya kadar garam (natrium), gula, dan lemak tak sehat dalam beberapa menu sarapan dapat mempersulit tugas ginjal untuk menyaring zat berbahaya dan racun dari darah.

Empat Menu Sarapan Tinggi Risiko untuk Kesehatan Ginjal

Dokter dan ahli gizi menyoroti empat jenis menu sarapan yang perlu dibatasi untuk menjaga kesehatan ginjal:

1. Mie Instan (Tinggi Natrium)

Mie instan adalah salah satu menu sarapan yang paling berisiko. Kandungan natrium (garam) yang tinggi, terutama pada bumbu, bisa memicu peningkatan tekanan darah (hipertensi). Hipertensi adalah salah satu pemicu utama kerusakan pembuluh darah ginjal, sehingga memperberat kerja organ ini. Ahli gizi menyarankan untuk membatasi konsumsi mie instan maksimal satu kali dalam seminggu.

2. Roti Tawar dengan Selai Manis (Tinggi Gula Sederhana)

Roti tawar yang dipadukan dengan selai manis, meski terasa ringan, memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Lonjakan ini dapat memicu diabetes tipe 2, yang merupakan penyebab utama kerusakan ginjal di seluruh dunia.

3. Sosis dan Daging Olahan (Pengawet dan Lemak Jenuh)

Produk olahan seperti sosis, hotdog, dan nugget mengandung pengawet, garam berlebih, dan lemak jenuh yang dapat meningkatkan beban kerja ginjal. Konsumsi rutin dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah dan memperburuk fungsi ginjal.

4. Minuman Manis Kemasan (Gula dan Pemanis Buatan)

Minuman kemasan seperti teh botol, soda, dan kopi instan biasanya mengandung gula tambahan dan pemanis buatan. Konsumsi berlebihan minuman manis ini dapat membahayakan fungsi ginjal dan meningkatkan risiko obesitas serta diabetes.

Rekomendasi Menu Sarapan Sehat untuk Ginjal

Dokter spesialis ginjal dan hipertensi, dr. Norman Hamzah, menekankan pentingnya beralih ke pilihan sarapan yang lebih seimbang dan bergizi.

"Tindakan pencegahan lebih baik dilakukan sejak dini melalui pola makan yang tepat. Pilihlah makanan yang rendah natrium dan mengandung gula alami," ujar dr. Norman.

Berikut beberapa pilihan sarapan yang lebih bersahabat dengan ginjal:

  1. Oatmeal: Kaya akan serat larut, baik untuk kesehatan jantung, dan membantu mengontrol kadar gula darah.
  2. Telur Rebus: Sumber protein tinggi tanpa tambahan garam atau pengawet.
  3. Buah Segar: Menyediakan vitamin dan antioksidan alami.
  4. Yogurt Rendah Gula: Mengandung kalsium dan probiotik yang bermanfaat.

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal, memilih menu sarapan yang lebih sehat dapat menjadi langkah preventif yang signifikan untuk menekan kasus penyakit ginjal kronis di Indonesia. (Halodoc/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya