Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Ini Tips Dokter untuk Menjaga Kesehatan Ginjal selama Berpuasa

Putri Rosmalia Octaviyani
27/2/2026 14:47
Ini Tips Dokter untuk Menjaga Kesehatan Ginjal selama Berpuasa
Ilustrasi ginjal manusia.(Dok. Freepik)

SELAMA menjalankan ibadah puasa Ramadan, asupan air minum umumnya juga berkurang. Tak jarang banyak yang kemudian bertanya, apakah hal tersebut bisa memengaruhi kesehatan ginjal?

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal-hipertensi lulusan Universitas Hassanudin, Dina Nilasari, membagikan kiat-kiat untuk menjaga kesehatan ginjal selama menunaikan ibadah puasa.

"Menjaga kesehatan ginjal selama bulan puasa itu dengan minum yang cukup. Tentunya pada saat sahur dan berbuka tidak boleh kita melewatkannya ya," kata Dina, dikutip Jumat, (27/2).

Dina mengatakan rutin meminum air sebanyak 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas merupakan hal yang wajib dilakukan guna menghindari risiko terjadinya dehidrasi selama berpuasa. Pemenuhan cairan dalam tubuh juga dapat dilakukan melalui konsumsi buah-buahan utuh seperti pisang maupun jus buah yang berserat ketika berbuka puasa. Dia membeberkan meminum jus buah dengan serat akan membantu asupan gula yang masuk ke dalam tubuh secara perlahan.

"Jus usahakan jangan yang hanya air saja tapi dengan ampasnya. Karena yang hanya air saja itu juga gula, sama saja dengan kita meminum gula," katanya.

Dina menganjurkan supaya masyarakat membuat jus buah secara mandiri agar asupan gizi dapat terjamin dan jauh lebih bersih serta higienis. Jus yang dibuat diharapkan tidak menambahkan gula. "Tapi memakai jenis seperti Stevia boleh karena itu natural, yang tidak oke adalah yang gula buatan seperti sakarin. Itu dianggap penelitian bisa menyebabkan kanker, jadi mungkin kita harus hindari itu," tambahnya.

Masyarakat juga diharapkan untuk tidak termakan dengan segala macam bentuk promosi dari jus kemasan yang menyatakan tidak mengandung gula tambahan, karena menurutnya tidak termasuk dalam minuman sehat.

MInuman saat Sahur

Kemudian pada saat sahur, ia merekomendasikan supaya tidak mengonsumsi minuman dalam bentuk kopi atau teh karena mengandung kafein. Kafein yang masuk ke dalam tubuh akan mendorong orang yang mengonsumsinya mengalami diuresis atau proses peningkatan produksi dan pengeluaran urine oleh ginjal, yang menyebabkan frekuensi buang air kecil lebih sering dan volume urine lebih banyak dari batas normal. Dikhawatirkan kondisi tersebut akan meningkatkan risiko dehidrasi.

Selain memenuhi kebutuhan cairan tubuh, Dina menyampaikan masyarakat harus mengonsumsi makanan yang sehat termasuk sayur dan buah-buahan yang kaya akan mineral dan serat. Makan makanan manis seperti kue, makanan bertepung dan goreng-gorengan tidak dianjurkan.
(Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
  • Waspada Diet Tinggi Gula dan Garam Saat Puasa, Bisa Picu Masalah Kulit

    20/3/2026 09:31

    Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.

  • Idul Fitri Merawat Kemanusiaan Kita

    17/3/2026 05:10

    SETIAP akhir Ramadan, jutaan orang bergerak mudik ke kampung halaman. Semua orang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan orang-orang terdekat.

  • Tradisi Idulfitri

    17/3/2026 05:00

    IDULFITRI adalah hari raya yang menandai akhir Ramadan dan rangkaian ibadah yang ada di dalamnya, khususnya puasa dan salat Tarawih.

  • Marah Boleh, Pemarah Jangan

    16/3/2026 05:00

    Marah adalah ekspresi jiwa yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Daniel Goleman, dalam buku Emotional Intelligence (1995) mengutip Aristoteles (Atistotle) tentang marah

  • Sesal Kemudian masih Berguna

    13/3/2026 05:05

    DALAM bahasa Inggris ada ungkapan: It's no use crying over split milk. Tak ada gunanya menangisi susu yang telah tumpah.

  • Lailatulqadar

    12/3/2026 05:00

    PADA sepuluh hari terakhir Ramadan, sebagian umat Islam berkeyakinan akan ada Lailatulqadar.

Opini
Kolom Pakar
BenihBaik