Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Sarapan adalah waktu makan yang sangat penting, terutama bagi mereka yang ingin menjaga kestabilan kadar gula darah. Bagi orang yang berada pada tahap pra-diabetes, memilih makanan yang tepat saat sarapan sangatlah krusial.
Artikel ini membahas makanan apa saja yang sebaiknya dihindari saat sarapan dan apa saja yang baik untuk mengontrol gula darah.
Banyak orang yang tergoda mengonsumsi makanan olahan karena praktis, seperti yogurt manis atau jus buah kemasan. Namun, sebagian besar produk ini mengandung gula tersembunyi yang dapat dengan cepat meningkatkan gula darah. Meskipun yogurt sering dipromosikan dengan kandungan probiotik yang baik untuk pencernaan, produk yang mengandung banyak gula dapat memicu lonjakan gula darah.
Membuat jus buah menggunakan blender memang mudah, namun sayangnya proses ini menghilangkan sebagian besar serat alami pada buah. Serat sangat penting dalam membantu mengontrol kadar gula darah, karena dapat memperlambat penyerapan gula. Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi buah dalam bentuk segar, dicuci bersih dan dimakan beserta kulitnya.
Banyak orang langsung mengonsumsi minuman probiotik atau yogurt saat pagi hari. Namun, disarankan untuk memulai hari dengan meminum air putih terlebih dahulu. Hal ini penting untuk membersihkan sisa asam lambung yang masih tersisa setelah tidur, sebelum mengonsumsi makanan atau minuman lainnya. Mengonsumsi air terlebih dahulu dapat membantu menjaga keseimbangan pH di lambung dan mengurangi potensi iritasi.
Untuk sarapan, buah-buahan seperti blueberry dan apel adalah pilihan yang sangat baik. Kedua buah ini rendah gula dan kaya akan serat, yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Namun, penting untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsinya.
Telur adalah sumber protein yang baik dan dapat membantu dalam mengatur gula darah. Mengonsumsi telur sebagai bagian dari sarapan dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah yang cepat.
Meskipun kopi dapat memberikan energi, sebaiknya hindari mengonsumsinya dalam keadaan perut kosong. Kopi dapat merangsang produksi asam lambung yang dapat merusak lapisan lambung dan menyebabkan gangguan pencernaan. Jika ingin mengonsumsi kopi, lebih baik melakukannya setelah sarapan.
Meskipun bubur sering dianggap pilihan sarapan yang sehat, kenyataannya bubur cenderung memiliki indeks glikemik yang tinggi. Hal ini berarti bubur dapat dengan cepat meningkatkan gula darah, terutama jika dikonsumsi tanpa tambahan protein atau sayuran. Jika memilih bubur, disarankan untuk menambahkannya dengan protein dari telur atau daging yang dipotong kecil-kecil, serta sayuran yang kaya serat untuk membantu mengurangi lonjakan gula darah.
Sarapan yang baik untuk mengontrol gula darah sebaiknya terdiri dari makanan alami yang kaya akan serat dan protein. Hindari makanan olahan yang mengandung gula tersembunyi, seperti yogurt manis dan jus buah kemasan. Lebih baik mengonsumsi buah segar dan makanan yang rendah gula namun tinggi nutrisi, seperti telur dan sayuran. Dengan memilih makanan yang tepat, Anda dapat membantu menjaga kestabilan gula darah dan memulai hari dengan tubuh yang lebih sehat. (KorMedi/Z-10)
Sarapan sering dianggap sebagai fondasi penting untuk memulai hari. Namun, dibalik kepraktisannya, ada sejumlah menu sarapan yang populer namun berisiko bagi kesehatan ginjal.
Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan gangguan metabolisme, penurunan fungsi otak. Serta dapat meningkatnya risiko penyakit jantung.
Shakira Aminah mengatakan kesehatan dan gizi adalah kunci agar anak dapat berprestasi.
Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of Nutrition, Health and Aging menemukan bahwa sarapan sehat berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Pengaturan waktu sarapan dan olahraga pagi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dari latihan fisik yang akan dijalani.
Banyak orang mengeluhkan rasa cepat lapar setelah makan mi instan, padahal makanan ini sering dianggap praktis dan mengenyangkan.
Langkah pertama dalam merawat luka diabetes adalah menjaga kebersihan luka setiap hari. Luka harus dibersihkan menggunakan air mengalir dan sabun
Hormon FGF19 yang diproduksi usus halus berperan penting dalam pengaturan penggunaan energi tubuh.
Kebiasaan jalan kaki setelah makan sering diremehkan, padahal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan mental.
Gula darah atau glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh manusia. Glukosa berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari, terutama dari karbohidrat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved