Minggu 26 September 2021, 09:34 WIB

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

ANTARA/Iggoy el Fitra
Ombak menerjang batu grip di Pantai Muara Lasak, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (11/9/2021)

 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 26 - 27 September 2021.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 8 - 20 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Banten - Jawa Barat," kata Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangannya Minggu (26/9).

Baca juga: KNPI dan FKPPI Siap Bersinergi Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti Selat Malaka, perairan utara Sabang, perairan Bengkulu, perairan selatan Sumbawa - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan NTT.

Laut Jawa bagian timur, perairan utara Jawa Timur, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kotabaru, Laut Bali, Selat Lombok bagian utara, perairan Kep. Selayar, perairan Kep. Sitaro, perairan Bitung - Likupang, Laut Banda, perairan Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kei - Kep. Aru, Laut Arafuru, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.

Gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Lombok, Samudra Hindia selatan Banten - NTB.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter).

Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya.(H-3)

Baca Juga

Antara/Sigid Kurniawan.

Munculnya Kasus Positif Covid-19 Baru Harus Diimbangi Testing dan Tracing

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 14:39 WIB
Menurut Lestari, informasi itu harus segera ditindaklanjuti oleh para pemangku kepentingan dengan proaktif melakukan pelacakan yang memadai...
Antara

Raja Ampat dan Merangin Diusulkan jadi Unesco Global Geopark

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 14:05 WIB
INDONESIA berencana mengusulkan geopark Raja Ampat di Papua Barat dan Geopark Merangin di Jambi sebagai Unesco Global Geopark...
Ist/Youtube

Saat Pandemi Kesadaran Asuransi Naik, Prinsip Dasar Asuransi Perlu Dipahami

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 13:17 WIB
Ribuan korban jiwa melayang akibat pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat kembali mengkaji ulang cara pandang mereka terhadap...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya