Kamis 23 September 2021, 11:50 WIB

Wapres Tegaskan Penanganan Kemiskinan Ekstrem jadi Prioritas

Indriyani Astuti | Humaniora
Wapres Tegaskan Penanganan Kemiskinan Ekstrem jadi Prioritas

MI/Dok SETWAPRES
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyampaikan pandemi covid-19 turut berdampak pada peningkatan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem. Ia memperkirakan angka kemiskinan naik 1% akibat pandemi.

"1% lah seluruhnya itu. Tetapi yang memang kita dibebankan bapak presiden bahwa yang harus ditanggulangi sampai 2024 itu adalah yang ekstrem," ujar Wapres dalam konferensi pers seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Gedung Betara Budaya, Jakarta, Kamis (23/9).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, jumlah penduduk Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan hingga kuartal pertama 2021 sebanyak 27,5 juta. 

Baca juga: Wapres Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Pekerja Media

Hal senada diutarakah Wapres. Ia menjelaskan, dari jumlah itu, penduduk yang masuk dalam kategori miskin ekstrem berjumlah sekitar 10 juta. 

Karena itu, imbuh Wapres, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), diberikan target untuk 2021 dapat menurunkan sekitar 20% penduduk miskin ekstrem.

"Maka direncanakan untuk 2021 itu sekitar 20%, 2 jutaan lebih, dan ini memang paling berat karena waktunya tinggal sebentar," tutur Wapres.

Penanganan kemiskinan ekstrem pada 2021, terang Wapres, ditargetkan dapat diselesaikan di 7 provinsi dan 35 kabupaten/kota. Tiga provinsi itu di Pulau Jawa yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sedangkan di luar Pulau Jawa yakni Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Adapun sisa target penanganan kemiskinan, ujar dia, akan dilanjutkan pada 2022, 2023, hingga 2024 masing-masing sekitar 30% hingga 35%.

Pemerintah, ujar Wapres, berharap hingga 2024 kemiskinan ekstrem bisa ditangani. Ia pun menyampaikan, bahwa roadmap atau peta jalan penanggulangan kemiskinan telah disiapkan.

"Roadmapnya sudah ada, sudah disiapkan, tapi tentu tergantung situasi dan keadaan di medan. Sering kali kita buat prediksi tapi tidak semua hal dapat dihadapi dengan mulus. Untuk (kemiskinan) yang ekstrem, 2024 kita akan berusaha untuk menekan sampai 0%," ucap Wapres. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Menteri LHK: RI Tagih Komitmen Global untuk Pemenuhan Target NDC

👤Atalya Puspa 🕔Senin 25 Oktober 2021, 20:36 WIB
Sebab, upaya pemenuhan NDC lewat mekanisme pasar dan non-pasar, merupakan salah satu agenda yang belum tuntas dibahas sejak COP-24 di...
AFP

Indonesia Terima Bantuan Vaksin dari Selandia Baru

👤Ant 🕔Senin 25 Oktober 2021, 19:12 WIB
Total vaksin yang sudah datang di tanah air baik dalam bentuk bulk dan jadi adalah sekitar 292 juta...
MI/heri susetyo

Luhut : Saat Libur Nataru, Syarat PCR akan Diperluas

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Oktober 2021, 18:59 WIB
Selama periode Nataru tahun lalu, meskipun penerbangan ke Bali disyaratkan PCR, mobilitas tetap meningkat dan pada akhirnya mendorong...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya