Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ir. Eddy Hermawan, M.sc, menyebutkan bahwa ada penyebab utama selain global warming atau melelehnya es di Kutub yakni land subsidence atau penurunan muka tanah. Sunsidensi merupakan penyebab kedua setelah global warming permukaan air laut naik.
Dalam paparannya DKI Jakarta mengalami penurunan muka tanah 0,25 cm/ tahun. Kawasan Tanjung Priok memang merupakan wilayah yang paling terdampak atas penurunan muka tanah.
"Tidak hanya global warming tetapi peran land subsidence juga merupakan kontributor yang cukup besar yang menyebabkan Jakarta terendam, bukan tenggelam," kata Prof.Eddy dalam Webinar ID COMM, Kamis (16/9).
Sebelumnya juga, Presiden Amerika Serikat Joe Biden sebelumnya meramalkan 2050 Jakarta akan tenggelam. Kita jangan percaya begitu saja dengan ucapan Joe Biden tetapi harus dikaji dasar ilmiah yang kuat.
"Sehingga saya menyarankan masyarakat jangan panik. Kita juga jangan melihat satu model perencanaan ini dan rata-rata kita lihat apakah Jakarta ini benar tenggelam atau tidak," ujar Eddy.
Sementara kajian secara global kenaikan air laut juga terjadi apabila melelehnya es di permukaan darat. Pakar Iklim dan Meteorologi BRIN sekaligus Wakil Ketua Kelompok Kerja I IPCC, Edvin Aldrian mengatakan kenaikan air laut tiap tahun 3,60 milimeter.
Ancaman terbesar kenaikan permukaan air laut sejatinya terjadi karena melelehnya es di Kawasan Greenland, Kutub Selatan, dan Himalaya yang mengancam, sementara melelehnya es di Kutub Utara tidak mengancam.
"Pencairan es dari muka laut seperti Kutub Utara tidak memberi kontribusi terhadap kenaikan air laut. Laporan yang terbit Agustus 2021IPCC sudah mengkalkulasi ini bahwa kenaikan air laut secara global hanya 3,60 milimeter per tahun," ujar Edvin. (Iam/OL-09)
Jadwal FIFA Series 2026, Jadwal Timnas Indonesia, Indonesia vs Saint Kitts and Nevis, John Herdman debut, Peringkat FIFA Indonesia, Stadion GBK.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
DI Posko Mudik Ramadan, Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, terapis peyandang disabilitas netra memberikan layanan relaksasi gratis sebagai salah satu fasilitas bagi para pemudik.
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
normalisasi harga untuk memberikan ruang bagi pedagang eceran agar dapat menjual daging ayam ras kepada masyarakat maksimal sesuai dengan edaran acuan harga.
Momen Lebaran sering dimanfaatkan masyarakat menjual emas perhiasan untuk berbagai keperluan.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Peneliti menemukan penurunan kadar garam di Samudra Hindia bagian selatan. Fenomena ini mengancam sistem sirkulasi laut global dan iklim dunia.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved