Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengakui upaya membangun kerja sama antar Organisasi Riset (OR) semakin mudah setelah peleburan. Hal itu akan sangat membantu BRIN dalam mencapai target-target riset ke depan.
"Untuk tahun ini semua OR masih melanjutkan program yang masih berjalan pada tahun anggaran ini. (Kerja sama) justru makin mudah karena sudah tidak ada sekat antar institusi," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (14/9).
Untuk riset-riset terkait covid-19, lanjutnya, masih terus berlangsung. BRIN masih memprioritaskan sektor tersebut untuk mempercepat penanganan pandemi saat ini.
Baca juga: IPB Rencanakan PTM Terbatas Dimulai Oktober 2021
"Saat ini masih terus berlangsung. Nanti kalau ada progress yang sudah terkonfirmasi pasti kita sampaikan," tambahnya.
Selin itu, pada Senin (13/9), Handoko juga menyampaikan bahwa BRIN telah menetapkan sebanyak 15 orang pejabat untuk menjadi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Handoko juga mengumumkan pejabat-pejabat yang menempati posisi sebagai koordinator dan subkoordinator dalam setiap unit kerja yang berada di lingkungan Sekretariat Utama BRIN serta para pejabat yang menempati posisi sebagai kepala kantor yang berada dibawah koordinasi BRIN
"BRIN telah melakukan penugasan kepada kuasa pengguna anggaran di lingkungan BRIN sebanyak 15 orang. Ke-15 orang ini akan menjadi KPA dari 59 Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang tersebar di 5 Bagian Anggaran (BA), yaitu BA 042 (Kemenristek/BRIN), BA 079 (LIPI), BA 080 (Batan), BA 081 (BPPT), serta BA 082 (Lapan). Pembagian DIPA yang dilakukan oleh BRIN berdasarkan pada tugas dan fungsi sesuai nomenklatur baru dari setiap struktural maupun Organisasi Riset (OR) yang ada," jelas Handoko.
Ke depan, BRIN masih terus menata oragnisasinya agar dapat bekerja maksimal. Begitu pula dengan integrasi litbang K/L yang tengah dipersiapkan dan ditargetkan tuntas pada tahun 2022 mendatang. (H-3)
SEPERTI hujan di tengah hari, ketika mendengar dilantiknya Prof Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko angkat bicara soal aksi unjuk rasa sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di depan Kantor BRIN, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Selasa (27/5).
Rencana efisiensi akan dilakukan antara lain untuk alat tulis kantor sebesar 90%, percetakan dan souvenir 75,9%, sewa gedung, kendaraan dan peralatan 73,3%, perjalanan dinas 53,9%.
Dunia profesional tidak hanya membutuhkan ijazah tapi juga keberanian, passion, kreativitas, inovatif dan adaptif untuk mengikuti perubahan dan perlu membentuk perbedaan.
Kerja sama difokuskan melalui pembiayaan dari pemerintah Indonesia melalui program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
BRIN mempunyai fungsi sebagai funding agency dalam pelaksanaan riset dan inovasi di Indonesia, bukan hanya untuk peneliti BRIN namun dapat diakses oleh untuk masyarakat umum.
Kepala BRIN Arif Satria terjunkan tim ahli untuk teliti dampak 20 ton pestisida di Sungai Cisadane. Warga dilarang gunakan air sungai demi kesehatan.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Residu kimia yang masuk ke aliran sungai telah memicu kematian massal biota akuatik.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
PENELITI BRIN NiLuh Putu Indi Dharmayanti, mengatakan penyakit zoonosis virus nipah (NiV) bisa saja terjadi di Indonesia karena ada banyak faktor pendorongnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved