Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Badan Legislatif DPR RI Irmadi Lubis menilai biaya pendidikan kedokteran sangat mahal. Diperlukan intervensi pemerintah untuk mengurangi beban biaya yang berdampak pada kurangnya SDM, bahkan pelayanan medis yang tidak berbasis pada kemanusiaan.
"Apapun yang ditanamkan dalam humanisme in medical education rasanya percuma bila biayanya mahal. Sehingga praktik-praktik di RS swasta memang dia bisnis pelayanan pasti bagus kerena mereka bersaing, itu tidak ada hubungan dengan kedokteran tetapi karena persaingan bisnis," ujarnya dalam rapat Baleg terkait RUU Pendidikan Kedokteran, Rabu (1/9).
Politisi PDIP itu menyebut bahwa tugas dokter atau tenaga kesehatan sangat penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Pasalnya, kesehatan merupakan hal terpenting untuk menjamin keberlangsungan kehidupan suatu bangsa.
Seharusnya, kata dia pendidikan kedokteran itu setara dengan akademi kepolisian atau militer yang dibiayai negara. Sehingga masalah kekurangan SDM bisa teratasi dan pelayanan kesehatan yang humanis benar-benar terwujud.
Baca juga : DPR Pertanyakan Urgensi Pembubaran BSNP
"Pendidikan kedokteran sama dengan kepolisian, akademi militer tanggung jawab negara. Bagaimana semangat pengabdian berkurang kalau orang tua sudah habis-habisan," imbuhnya.
Irmadi pun mendorong revisi UU No. 20/2013 tentang Pendidikan Kedokteran. Menurutnya UU tersebut cakupannya masih terlalu sempit lantaran hanya mencamtumkan pendidikan kedokteran sebagai upaya mencerdaskan bangsa dan hak mendapat pendidikan.
Padahal, Pendidikan Kedokteran tidak bisa disamakan dengan pendidikan lainnya. Tuntutan perlindungan kesehatan jauh lebih luas dari sekadar hak mendapat pendidikan.
"Tugas sebetulnya pendidikan kedokteran dalam rangka menciptakan tools atau alat pemetaan negara untuk melaksanakan tugas konstitusionalnya. Maka pemerintah harus bertangging jawab, tidak mungkin PT swasta sanggup melaksanakan pendidikan dengan output merata, mana mungkin kalau bukan negara," kata dia. (OL-7)
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
SEMBILAN puluh hari setelah banjir melanda Aceh, beberapa anak kembali duduk di bawah tenda biru yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
DALAM dunia yang kian terhubung dan kompleks, keberagaman bukan lagi sekadar realitas sosial, melainkan juga sebuah keniscayaan historis dan antropologis.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Deby Vinski menyampaikan Celltech Stem Cell Centre menggandeng RSPPN Soedirman guna memperluas akses layanan terapi sel punca berstandar internasional di Indonesia.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah bakal merealisasikan pembukaan kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan nasional.
Kemdiktisaintek mendukung upaya Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dalam memperbaiki tata kelola dan sistem perguruan tinggi di bidang pendidikan kedokteran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved