Selasa 31 Agustus 2021, 23:45 WIB

Pandemi Covid-19 bukan Penghalang untuk Berprestasi

Faustinus Nua | Humaniora
Pandemi Covid-19 bukan Penghalang untuk Berprestasi

Sekolah Sukma Bangsa
Siswa SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, Muhammad Haikal Algifari dan Ridzik Malky Daniel ketika meraih Juara Satu LKIR Tahun 2020.

 

LOMBA adalah salah satu tujuan, bukan tujuan utama. Hal itu ditegaskan oleh Muhammad Haikal Algifari dari SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, peraih Juara Pertama bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Kelautan (IPK) Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) LIPI Tahun 2020.

Kategori yang dimenangkannya berkaitan dengan kajian, observasi, rekayasa dan menghasilkan rancang bangun maupun perangkat-perangkat di bidang ilmu kebumian dan kelautan.

Haikal dan rekannya Ridzik Malky Daniel melakukan penelitian tentang model konstruksi fasad fotobioreaktor Chlorella pyrenoidosa terhadap Mikroklimat Ruangan dan Daya Tumbuh Jamur Aspergillus Niger.

Bersama rekannya, dia meraih juara untuk Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Kelautan. Haikal menyampaikan bahwa prestasi yang diraih di masa pandemi covid-19 merupakan hasil dari persiapan dan peluang.

Dia membeberkan bahwa prestasi bukanlah tujuan utama dari karya yang dipersembahkannya. Lebih dari itu mengikuti lomba merupakan cara untuk menambah wawasan, pengalaman yang bisa mematangkan persiapan seseorang di masa datang untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kehidupan bangsa.

"Lomba adalah salah satu tujuan, bukan tujuan utama," kata dia dalam FGD Media Indonesia berjudul 'Penelitian dan Inventor Remaja: Resiliensi Generasi Muda dan Bangsa yang Merdeka Selama Covid-19', Selasa (31/8).

Haikal mengatakan bahwa science project sebenarnya berdasarkan pada keberuntungan. Para ahli atau penemu di dunia menjadi contoh dari hal itu, seperti penemu penicilin, x-ray dan lainnya.

Hal itu juga dialaminya ketika mengirim proposal pertama mereka. Setelah mengirim proposal, mereka mengikuti sebuah webinar dan saat itu pun mereka paham banyak kekurangan dari proposal yang diajukan. Lantas pengalaman pembuatan proposal pertama menajadi bagian dari persiapan sehingga proposal kedua yang dikirim berhasil keluar sebagai yang terbaik. Begitu pula dengan peluang yang didapat dari adanya pandemi saat ini.

"Justru hal-hal seperti covid, halangan di lapangan itu hal-hal yang biasa aja. Maksudnya gak menjadi hambatan besar di preparation. Membaca, riset , explore sebanyak mungkin," jelasnya. (H-2)

Baca Juga

Ist

Butuh Wadah Besar, Perkumpulan Penulis Satupena Betransformasi Jadi Alinea

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 19:06 WIB
Koordinator Presidium Alinea S Margana mengatakan persatuan penulis sebelumnya, tidak cukup lagi menampung energi kreatif yang semakin hari...
Antara/Fakhri Hermansyah

Gelombang Kasus Covid-19 Diprediksi Hingga Maret, Epidemiolog: 3T Tetap Ditingkatkan 

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 23 Januari 2022, 17:45 WIB
Hal itu dilakukan untuk mengendalikan lonjakan kasus covid-19 terutama terhadap meluasnya penularan varian baru...
MI/Andri Widiyanto.

Realisasi Komitmen Melindungi Rakyat Butuh Konsistensi Para Pemangku Kepentingan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 17:01 WIB
Kelompok rentan terdampak covid-19 dan tindak kekerasan seksual, seperti perempuan dan anak, kelompok minoritas, warga yang memiliki...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya