Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN HUT Kemerdekaan Republik Indonesia harus bisa menjadi momen refleksi dan inspirasi dari perjuangan para tokoh bangsa untuk memproklamirkan Kemerdekaan RI.
Hal itu ditegaskan Ketua Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading, Irsan Nurfaqih dalam peringatan HUT Kemerdekaan ke076 RI yang digelar Yayasan Al-Azhar Kelapa Gadings ecara daring dan luring.
"Dan kita selaku generasi penerus bangsa dapat meneladani semangat perjuangan mereka pada masa kini dan mendatang.untuk.kemajuan tanah air kita, " kata Irsan.
"Semangat perjuangan mereka melawan kolonial masa itu, kita wujudkan kini dengan semangat belajar tinggi serta kepedulian untuk berbagi pada saudara saudara kita yang terdampak pandemi covid 19..Selain itu kita camkan niat untuk meraih cita cita yang tinggi yang kelak kita menjadi pemimpin yang memberi kontribusi kepada nusa, bangsa dan agama, " imbuhnya.
Dalam perayaaan HUT Kemerdekaan RI kali ini, Al-Azhar Kelapa Gading mengambil tema Indonesia Tangguh, Indonesia Utuh, Alazka Maju" Maka, semangat dan nilai nilai ketangguhan, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan, agar dapat mencapai masa depan yang lebih baik mesti digelorakan terus menerus.
Irsan Nurfaqih mengatakan Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading telah berkiprah di bidang pendidikan dan sosial selama 33 tahun guna turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan anak Indonesia yang mempunyai kesadaran dan kecintaan serta keutuhan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia( NKRI).
Direktur Perguruan Islam Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta Uus Suhatna berpesan untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan anugerah NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Dikatakan Uus, setiap memperingati HUT Kemerdekaan RI, harus menjadi cerminan memandang sejarah dan mengapresiasi perjalanan panjang para pejuang yang telah membawa kemerdekaan. Tepat 76 tahun yang lalu, lagu kebangsaan menggetarkan pengibaran bendera pusaka di langit biru Ibu pertiwi, sebagai penanda lahirnya NKRI.
Baca juga : UNU Yogyakarta Siapkan Beasiswa Future Leader Calon Mahasiswa Baru
"Melalui konsep sekolah terpadu dan bersesinambungan TK-SD-SMP dan SMA satu paket, insya Allah Al-Azhar Kelapa Gading bukan sekedar membantu mengejar cita-cita, melainkan berupaya mencetak para cedekiawan muslim yang unggul yakni lulusan yang Profesional, Inovatif, Visioner, Komitmen, dan Terpercaya yang tersebar di masyarakat," ujar Uus.
Dengan memperingati HUT Kemerdekaan RI, UUs berharap dapat meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kepada tanah air tercinta, dan meningkatkan semangat belajar, agar menjadi generasi yang membuat negara tercinta ini bangga dan berjaya.
"Saya tekankan bahwa semangat nasionalisme itu sangatlah penting, apalagi di kalangan pelajar seperti kalian. Karena jiwa nasionalisme dapat membentuk kesadaran dan kesetiaan terhadap bangsa dan negara tanpa memandang suku, ras dan agama. Dengan adanya nasionalisme kita dapat menjalin kerukunan antar sesama, sehingga pembangunan negara ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan bersama, " tegas Uus.
Dia mencontohkan teladan Bung Karno, Bung Hatta, dan para Perintis Kemerdekaan adalah anak-anak muda terdidik. Mereka menggunakan keterdidikannya untuk mendorong kemajuan bangsa.
"Kalian anak-anak muda juga, kalian terdidik juga dan kalian punya kesempatan yang sama untuk menorehkan sejarah di Republik tercinta ini. Belajarlah dengan keras, cerdas, tuntas dan ikhlas. Di antara kalian nantinya akan menjadi dai’, pilot, sastrawan, budayawan, wartawan, pengusaha, dosen, musisi, dokter, insinyur, hakim, politisi, gubernur, menteri, bahkan presiden atau peran-peran lain yang mungkin hari ini belum terbayangkan dan bahkan belum ada."cetusnya
Semuanya itu, lanjut dia, dimulai dari kerja keras hari ini, dari bangku-bangku kelas ini, dan dari kerja tuntas di sekolah Al-Azhar Kelapa Gading.
Uus berpesan untuk menengok perjuangan gemilang menuju kemerdekaan 1945 dan perjalanan Republik selama 76 tahun ini. Kita ambil hikmah dari sejarah, lalu tugas kalian berikutnya adalah membuat sejarah. (RO/OL-7)
ADA yang menarik dari teks Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sebagai gerakan nasionalisme paling awal dan nyata
KETUA Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya membentuk generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis. Generasi muda harus siap berkorban untuk negara.
Nama “Bones” yang berarti tulang diangkat sebagai simbol kerangka nilai kebangsaan, fondasi yang menyatukan masyarakat Indonesia.
Sehingga film apapun yang dimunculkan ke publik yang mengangkat isu nasionalisme, termasuk film animasi viral yang akan tayang di bioskop pada 17 Agustus ini.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang dalam beberapa program pembangunan telah menempatkan nasionalisme sekaligus mencintai produk lokal Bali.
Media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
Bonnie Triyana meresmikan pameran revolusi di Jakarta yang menghadirkan narasi baru sejarah kemerdekaan lewat karya seni dan perspektif kemanusiaan.
DI tengah pesatnya transformasi digital saat ini, pergeseran juga terjadi di ruang narasi sejarah. Kondisi tersebut membuat narasi sejarah bertransformasi di ruang digital.
Sutradara Aldo Swastia menyebut tidak ada patokan pasti dalam menentukan batas antara fakta dan fiksi yang harus dikembangkan terutama dalam film bertema sejarah atau kepahlawanan.
Penilaian terhadap Pak Harto harus dilakukan dengan pendekatan akademik yang berimbang,
Di 2020, Sumardiansyah menolak keras kebijakan Kemendikbudristek yang ingin menjadikan sejarah sebagai mata pelajaran pilihan di SMA dan menghapuskannya di SMK.
Koleksi bersejarah ini terdiri dari sekitar 28.000 artefak fosil yang ditemukan Eugène Dubois di Trinil pada 1891–1892.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved