Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Masyarakat dinilai tidak perlu lagi desinfektan bungkus makanan apabila melakukan take away atau pesan makanan secara daring.
Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan, Lia Natalia menjelaskan berdasarkan penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Sars-Cov-2 atau virus korona membutuhkan inang yang hidup untuk bertahan hidup sehingga tidak bisa bertahan lama atau bermutasi di permukaan kemasan makanan.
Baca juga: 95% Bahan Baku Produk Farmasi Indonesia Masih Andalkan Impor
"Oleh karena itu WHO menyatakan tidak perlu disinfektan kemasan makanan tapi tangan yang harus memegang bungkus makanan itu yang perlu dicuci," kata Lia dalam webinar Daur Ulang Sampah, Selasa (24/8).
Yang perlu diperhatikan masyarakat adalah higenistas makanan tersebut mulai dari pengolahan makanan hingga kemasan makanan yang bisa menjaga kekakuan dan higenistas makanan.
Selain itu, Lina juga menjelaskan tidak ada bukti ilmiah yang dikeluarkan WHO bahwa orang dapat terkontaminasi virus korona dari makanan atau buah, atau buah yang tidak dimasak.
"Buah dan sayur yang segar itu bagus untuk kesehatan dengan catatan dicuci yang bersih dan menyeluruh, pengolahan juga yang baik," jelasnya. (H-3)
Masyarakat perlu dijelaskan bahwa virus influenza yang saat ini banyak ditemukan di berbagai negara tidak selalu lebih berat, tetapi memang lebih mudah menular.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Pengurus Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) sekaligus Ketua PDITT dr. Iqbal Mochtar, meminta masyarakat tidak panik dengan penyakit ini, apalagi dengan istilah super flu.
Superflu merupakan influenza tipe A virus H3N2 subclade K yang sudah ada dari dulu.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Hingga saat ini, telah dilaporkan 189.312 kasus flu positif di New York pada musim ini.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
BARU-baru ini outbreak virus Nipah menyebabkan kewaspadaan kesehatan di banyak negara Asia. Infeksi virus Nipah pada manusia menyebabkan berbagai gejala, kenali penularan dan pengobatannya
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved