Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN obat-obatan terapeutik dan alat kesehatan senilai lebih dari 52,3 juta dolar AS atau sekitar Rp750 miliar dari Amerika Serikat tiba di Jakarta, hari ini.
Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pihak swasta Amerika Serikat terhadap penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia, demikian menurut keterangan Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Jumat.
Kedatangan obat-obatan dan alkes tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan Menlu RI Retno Marsudi ke Amerika Serikat pada awal Agustus 2021.
Perusahaan farmasi AS Eli Lilly memberikan dukungan berupa obat-obatan terapeutik senilai lebih dari 51,6 juta dolar AS.
Sementara organisasi nirlaba di bidang kemanusiaan, Direct Relief, selain memberi dukungan proses pengiriman obat produksi Eli Lilly dari AS ke Indonesia juga memberikan bantuan sejumlah obat lain dan alkes senilai lebih dari 719 ribu dolar AS.
Paket dukungan itu dikirim dari bandara Los Angeles pada 11 Agustus 2021 dan dilepas oleh Konsul Jenderal RI di Los Angeles.
Baca juga: Jabar Lewati Puncak Kedaruratan Covid-19, BOR RS kembali 34%
Setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta, paket bantuan tersebut diserahterimakan kepada pihak Kementerian Kesehatan RI dan disaksikan oleh Plt. Direktur Amerika I, Kementerian Luar Negeri.
Total dukungan dari Pemerintah AS kepada Indonesia sejak awal pandemi COVID-19 hingga saat ini mencapai 65 juta dolar AS, dan sebanyak 8 juta dosis vaksin Moderna yang disalurkan melalui skema global fasilitas vaksin-- COVAX.
Jika digabungkan, nilai total dukungan dari pemerintah dan pihak swasta AS bagi Indonesia sejak awal pandemi COVID-19 mencapai 117,3 juta dolar AS atau sekitar Rp1,68 triliun serta 8 juta vaksin Moderna.
Dukungan itu mencerminkan kuatnya persahabatan dan solidaritas rakyat Amerika Serikat kepada rakyat Indonesia dalam penanganan pandemi COVID-19.
Melalui diplomasi kesehatan, kerja sama antara Indonesia dan AS selama pandemi tidak hanya dilakukan dalam pengadaan vaksin, obat-obatan dan alat kesehatan, namun juga potensi kerja sama lainnya, termasuk produksi bersama berbagai kebutuhan dalam penanganan pandemi.
Menlu Retno telah menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk kepada Senior Vice President perusahaan farmasi Eli Lilly dalam pertemuannya di Washington, D.C. pekan lalu.(Ant/OL-4)
Pendekatan yang bersifat administratif-finansial ini membuat sistem kesehatan menjadi reaktif.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved