Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Farmalab Indoutama, anak perusahaan PT Indofarma, anggota Holding BUMN Farmasi yang bergerak pada layanan kesehatan bersama dengan Balai Pustaka melaksanakan Program Berbagi 1.000 Paket Buku untuk Anak Indonesia.
Program ini merupakan program Corporate Social Responbility (CSR) PT Farmalab Indoutama untuk para pasien anak di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 22 Juli 2021 lalu.
Dengan protokol kesehatan yang ketat, bantuan Program 1000 Paket Buku untuk Anak Indonesia diserahkan langsung oleh Direktur PT Farmalab Indoutama Arie Genipa Suhendi dan Direktur Balai Pustaka Dewananda Wardana kepada Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel dr. Mintoro Sumego.
Paket 1000 Buku untuk Anak Indonesia berisi buku bacaan anak, buku mewarnai, dan pensil warna sebagai sarana penghibur pasien anak di RSDC.
Hingga 3 Agustus 2021, jumlah pasien anak yang berusia hingga 14 tahun di RSDC Wisma Atlet diketahui berjumlah 147 anak, dengan pasien anak perempuan berjumlah 77 dan anak laki-laki berjumlah 70.
“Kegiatan membaca buku dan mewarnai diharapkan mampu menghibur sekaligus meningkatkan imun anak-anak yang sedang menjalani isolasi sehingga dapat segera pulih dari kondisinya. Selain itu, membaca buku juga merupakan kegiatan yang lebih positif dibanding penggunaan gadget sebagai sarana hiburan anak,” ujar Direktur PT Farmalab Indoutama Arie Genipa Suhendi pada keterangan pers, Rabu (4/8)
Lebih lanjut, Arie menilai positif Balai Pustaka sebagai mitra strategis yang merupakan perusahaan penerbitan, percetakan, dan multimedia milik negara yang memiliki andil cukup besar dalam pendidikan dan literasi di Indonesia.
Sebagai penyedia paket buku, Direktur Balai Pustaka Dewananda Wardana mengaku antusias dengan adanya kegiatan ini. Ia berharap selain sebagai sarana hiburan, buku-buku yang dibagikan juga dapat memberikan manfaat edukasi bagi para pasien anak.
“Balai Pustaka bekerja sama secara sinergis dengan PT Farmalab Indoutama untuk membantu memberikan hiburan sambil belajar pada anak-anak yang sedang menjalani isolasi di RSDC Wisma Atlet. Seperti kita ketahui, bersenang hati demi menaikkan imun sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini,” imbuhnya.
Kolonel dr. Mintoro Sumego turut menyambut baik penyerahan program 1.000 buku ini. Ia berharap kolaborasi kebaikan Farmalab dan Balai Pustaka ini bisa berguna bagi pasien anak-anak yang jumlahnya cukup banyak dengan waktu rawat inap 10-15 hari.
“Semoga buku-buku ini dapat membantu mencerdaskan anak bangsa dan menutup kebosanan anak-anak di Wisma Atlet,” tutupnya. (RO/OL-09)
Bagi publik, pencantuman pasal TPPU adalah simbol keseriusan negara; sebuah pesan bahwa pelaku tidak hanya akan dipenjara, tetapi harta hasil kejahatannya pun akan dikejar hingga akarnya.
Lewat buku Swipe Therapy, Mira merangkum fase paling rapuh dalam hidupnya, mulai dari rencana pernikahan yang batal hingga kembali menavigasi labirin dunia dating apps.
Total nilai dari ketiga jam tangan yang biasa dikenakan Bill Gates sehari-hari hanya mencapai US$124 atau sekitar Rp2,1 juta saja.
BBW Surabaya 2026 akan diselenggarakan di Convention Hall, Tunjungan Plaza 3, Lantai 6, mulai dari 29 Januari hingga 8 Februari 2026.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Berbeda dengan demam biasa, kondisi pasien Kawasaki tidak kunjung membaik meski sudah mengonsumsi antibiotik.
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Alih-alih menghambat pertumbuhan, latihan beban justru memberikan manfaat signifikan bagi anak-anak.
Dari sisi keamanan, penggunaan wajah anak sebagai input data AI dinilai sangat rentan terhadap tindak kejahatan digital.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved