Sabtu 31 Juli 2021, 18:15 WIB

Terima Hibah Oksigen Konsentrator, Kosgoro 1957 Distribusikan ke Rumah Sakit

mediaindonesia.com | Humaniora
Terima Hibah Oksigen Konsentrator, Kosgoro 1957 Distribusikan ke Rumah Sakit

Ist
Penyerahan oxygen concentrator HFNO dari PT Dharma Bakti Medika Sejati kepada anggota Wantimpres RI Agung Laksono.

 

BERSAMAAN peningkatan kasus Covid-19 dan jumlah pasien Covid-19, kebutuhan oksigen juga meningkat. Bahkan dua bulan terakhir, beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang merawat pasien Covid-19 kehabisan stok tabung oksigen.

Di tengah pasien Covid-19 membutuhkan tabung oksigen, kini bantuan dari sejumlah pihak berdatangan termasuk dari organisasi kemasyarakatan dan organisasi yang berafiliasi dengn partai politik.    

Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 menerima bantuan hibah 12 unit oxygen concentrator high flow nasal cannula OH 60A (HFNO) dari PT Dharma Bakti Medika Sejati melalui anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI, HR Agung Laksono.

"Saya berterima kasih atas hibah yang diberikan berupa oxygen concentrator HFNO ini," kata Agung Laksono  yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Kosgoro 1957 di Jakarta, Sabtu (31/7).

Dalam acara serah terima bantuan itu, hadir Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Laksono, Sekjen PPK Kosgoro 1957Sabil Rachman, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena, dan Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga

Agung Laksono menilai oxygen concentrator HFNO ini dibutuhkan bagi para pasien yang terkena Covid-19 dan mengalami kesulitan bernapas.

"Tentu alat ini sangat bermanfaat dan teman-teman ada yang bantu sehingga terkumpul 12 unit dari perusahaan yang bantu," ujarnya.

Alat ini, kata Agung , bisa menyerap udara lalu kemudian menjadi disaring menjadi oksigen murni atau menggunakan tabung oksigen serta bisa digunakan bersamaan dengan instalasi oksigen di rumah sakit.

"Satu unit ini harganya ribuan dolar atau sekitar 60 juta harga normal dan alat didistribusikan oleh PPK Kosgoro1957 melalui program Kosgoro 1957 Berbagi," jelasnya.

Selain pemberian hibah alat Oxygen Concentrator HFNO ini, Agung mengatakan program Kosgoro1957 Berbagi sudah memberikan paket sembako sebanyak 5.000 paket, 25 ton beras, dan sembako lainnya seperti minyak goreng, gula, mie instan untuk keluarga di Jakarta yang terkena dampak Covid-19.

"Saya bisa merasakan bagaimana beratnya masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, maka selain berikan sembako, Kosgoro 1957 juga memberikan edukasi ke masyarakat, door to door tentang penerapan prokes," ujarnya.

Agung Laksono menilai, kalau ormas-ormas seluruh Indonesia berbuat hal yang sama, maka negara akan terbantu dalam mengatasi wabah pandemi Covid-19.

"Saya berharap ormas-ormas tergerak membantu masyarakat yang kesulitan khususnya yang terdampak dengan melakukan langkah-langkah penanganan, penyadaran kepada masyarakat dan kalau bisa memberikan bantuan," harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Laksono mengucapkan terima kasih kepada PT.Dharma Bakti Medika Sejati yang menghibahkan 12 unit oxygen concentrator HFNO untuk beberapa rumah sakit.

"Peralatan ini bukan peralatan murah karena harganya berkisar 60 jutaan per unit, tapi memang sangat dibutuhkan masyarakat berdampak Covid-19," katanya.

"Mereka (rumah sakit) yang akan menerima alat ini amat bahagia menerimanya dan ini adalah kegiatan yang didasari atas niat tulus. diharapkan kegiatan ini terus berjalan dalam upaya meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Dave menuturkan beberapa rumah sakit dan instansi yang akan menerima bantuan hibah alat oxygen concentrator HFNO ini yakni, RSUD Cibinong, RSUD Gunung Jati Cirebon, RS Tentara Ciremai Cirebon, PPAU Ketum Djoko Suyanto Jakarta, RSCM Jakarta, RS Jantung Harapan Kita Jakarta, RS Rujukan Paru Nasional Persahabatan, dan RS Polri Jakarta.

Dave juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan atau pihak swasta yang selama ini membantu pemerintah dalam  penanggulangan Covid-19.

"Harapan saya pihak swasta yang lain bisa bersama dengan pemerintah ikut memberikan sumbangan untuk membantu meringankan beban negara saat ini," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Dharma Bakti Medika Sejati, Ari Wibowo memberikan hibah 12 unit oxygen concentrator HFNO karena semangat nasionalisme untuk membantu masyarakat yang terkena Covid-19.

"Saya termotivasi oleh Pak Agung Laksono untuk menghibahkan alat Oxygen Concentrator HFNO ini untuk membantu penanganan Covid-19 di Indonesia," katanya.

Ari menuturkan dari awal Covid-19 dirinya sudah menghibahkan alat-alat negatif pressure untuk isolasi pasien Covid-19 ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Langkah ini sikap nasionalisme saya sebagai warga negara republik Indonesia dan alat bantu napas ini ternyata sangat dibutuhkan bagi orang yang mengalami kesulitan bernafas," jelasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

KLHK Jajaki Peluang Ekspor Kopi Hasil Perhutanan Sosial di Turki

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:30 WIB
KLHK berpartisipasi pada acara One Day Indonesia Coffee, Fruits and Floriculture (ODICOFF) di Turki untuk menjajaki peluang pasar ekspor...
Transformasi sistem kesehatan di Indonesia

Kemenkes bakal Promosikan Transformasi Kesehatan Indonesia Kepada Dunia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:15 WIB
Health Business Gathering diadakan untuk memperkuat hubungan persahabatan, mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan serta...
dok.Biro Pers Setpres

Omicron Masuk Singapura, Jokowi Ingatkan Antisipasi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 03 Desember 2021, 13:55 WIB
PRESIDEN mengingatkan kewaspadaan terhadap ancaman varian Omicron yang sudah menyebar ke banyak negara termasuk tetangga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya