Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, sampai saat ini masyarakat belum membutuhkan booster vaksin dosis ketiga seperti yang diberikan kepada tenaga kesehatan. Pasalnya, vaksinasi secara masal dikatakan Wiku sudah cukup efektif untuk membentuk kekebalan individu.
"Untuk saat ini secara umum dua kali dosis vaksin sudah cukup bagi masyarakat umum untuk membentuk kekebalan individu. Karena studi ilmuah menunjukan rata-rata antibodi pada populasi dapat bertahan dalam jangka waktu bulanan bahkan tahunan," kata Wiku dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring, Kamis (15/7).
Ia melanjutkan, meskipun adanya varian baru dapat memengaruhi efektivitas vaksin, namun demikian WHO menyatakan bahwa keberadaan vaksin dapat meminimalisir gejala yang ditimbulkan.
Baca juga: BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Pfizer
Studi lain juga menyebut bahwa dari penelitian yang dilakukan di 183 negara, dinyatakan bahwa pasien yang telah divaksin kemudian terinfeksi covid-19 dapat meminimalisir aktivitas mutasi virus dalam tubuh manusia.
Wiku menyatakan, untuk keamanan bersama, pemerintah berkomitmen untuk mengakselerasi vaksinasi demi tercapainya kekebalan komunitas di akhir tahun 2021.
Sebagai informasi, berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, hingga Rabu (14/7) total masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi suntikan pertama berjumlah 39.278.153 atau 18,8% dari target sasaran. Sementara, vaksinasi dosis kedua sebanyak 15.685.534 atau 7,53% dari total sasaran. (OL-4)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Presiden mendoakan agar mendiang mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan diampuni segala dosa-dosanya.
SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut, Indonesia sudah memasuki endemi pada 21 Juni 2023. Terjadi penurunan kasus hingga 89% dalam sebulan.
Seperti halnya virus korona, bentuk patologi sosial semacam itu kini juga masih ada dan bergentayangan. Mereka cuma bermutasi menjadi bentuk lain, dari yang kelas teri hingga kakap.
Dalam waktu satu-dua minggu Presiden Joko Widodo akan umumkan transisi pandemi ke endemi.
Presiden Joko Widodo akan membubarkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 setelah pemerintah resmi mencabut status kedaruratan pandemi di Indonesia.
Pemerintah menganjurkan agar masyarakat tetap melakukan vaksin booster covid-19 meski aturan wajib masker resmi dicabut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved