Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
IVERMECTIN yang selama ini di dunia medis sebagai obat cacing (parasit) resmi mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) untuk dijadikan obat terapi bagi pasien covid-19.
Hal itu sesuai dengan Surat Edaran No PW.01.10.3.34.07.21.07 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Distribusi Obat dengan Persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization). Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan keluarnya izin dari BPOM diharapkan bisa memberikan terobosan-terobosan baru untuk pengobatan terapi covid-19.
"Kita selalu sepakat proses harus dilalui termasuk untuk obat terapi ini, jadi kita juga mengetahui bahwa Menteri BUMN Erick Thohir sempat mengirimkan surat untuk meminta persetujuan penggunaan darurat (EUA) dari Badan POM secara resmi," kata Arya dalam keterangannya, Kamis (15/7).
Dia berharap Ivermectin bisa membantu memicu penurunan kasus covid-19 di Indonesia yang sekarang sedang terjadi. Selain itu masyarakat juga bisa mendapatkan obat tersebut dengan harga terjangkau.
"Dan satu hal ialah obat ini adalah obat yang murah, apalagi yang generik di mana harganya sekitar Rp7.885 per tablet semoga obat ini bisa diakses oleh masyarakat secara luas juga, namun tetap dengan syarat adanya resep dokter atau pengawasan dokter," ungkapnya.
Selain Ivermectin BPOM juga merestui 7 obat yang bisa mendukung terapi untuk pasien covid. Berikut obat-obat yang setujui BPOM yakni Remdesivir, Favipiravir, Oseltamivir, Immunoglobulin, Ivermectin, Tocilizumab, Azithromycin, dan Dexametason (tunggal).(H-1)
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Setelah mendapatkan izin EUA dari Badan POM pihaknya akan menyiapkan 10 juta vaksin sesuai kebutuhan dalam negeri.
Pentingnya vaksinasi bagi kelompok usia 6 tahun-11 tahun, di antaranya untuk PTM sehingga mengurangi resiko menularkan covid-19.
Kemenkes melakukan mapping berbagai persiapan vaksinasi anak, antara lain, ketersediaan stok vaksin, data anak, dan menjalin koordinasi dengan pemangku kebijakan terkait.
Setiap produk terapetik termasuk sel punca yang diregistrasikan ke Badan POM akan melalui tahap evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu.
Vaksin Moderna dapat diberikan kepada kelompok populasi yang memiliki komorbid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved