Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SUSU cap beruang ramai perbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Produk ini banyak diburu warga karena diyakin dapat menyembuhkan sejumlah penyakit bahkan Covid-19.
Ahli Gizi UGM, Rahadyana Muslichah, S.Gz., M.Sc., menegaskan, susu cap beruang tidak dapat mengobati Covid-19. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan jika susu bisa mengobati virus corona baru ini.
"Susu beruang bukan obat dan sampai sekarang pun belum ada obat spesifik untuk mengobati Covid-19. Jadi klaim susu beruang bisa menyembuhkan Covid-19 itu tidak benar," tegas dia, Senin (5/7), dalam siaran pers dari Humas UGM.
Ia menjelaskan, dalam setiap produk susu memiliki kandungan gizi yang hampir sama, termasuk susu beruang. Dalam produk susu mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta mineral.
Hanya saja, dalam susu beruang varian kemasan warna putih diturutkan Icha merupakan produk susu murni (100% susu sapi). Di dalamnya hanya mengandung makronutrien, yakni karbohidrat, protein, serta lemak. Sementara varian lainnya telah difortivikasi dengan vitamin dan mineral.
Baca juga :14 Juta Lebih Warga Indonesia Telah Mendapatkan Suntikan Vaksin
"Tidak ada perbedaan antara susu beruang dengan produk susu lainnya. Kandungan gizinya hampir sama. Soal kandungan gizi ini bisa dicek di label kemasan," terang dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM ini.
Lebih lanjut, ia mengatakan, mengonsumsi susu saja tidak lantas meningkatkan imunitas tubuh. Untuk menjaga dari paparan Covid-19, tubuh membutuhkan asupan makanan bergizi.
"Minum susu sebenarnya salah satu opsi yang bisa dikonsumsi untuk tambahan asupan. Utamanya ya dari makanan holistik yakni karbohidrat, protein, sayur, dan buah, kalau susu saja tidak lengkap kandungan gizinya," jelas dia.
Selain itu, upaya meningkatkan daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan rutin melakukan aktivitas fisik dan dibarengi upaya mengelola stres. Protokol kesehatan juga tidak boleh dilupakan, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menjauhi kerumunan, serta memakai masker.(OL-2)
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Temukan inspirasi resep minuman kekinian dengan susu yang viral dan mudah dibuat. Lengkap dengan tips bisnis, modal, dan variasi rasa untuk pemula.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved