Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peringatan dini cuaca yang berpotensi memicu bahaya hidrometeorologi. Seperti, banjir, angin kencang dan tanah longsor.
BMKG telah mengeluarkan daftar provinsi terkait peringatan dini cuaca, salah satunya wilayah Sumatera. Wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat memiliki potensi hujan lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Sejumlah wilayah di Aceh juga perlu waspada, seperti Aceh Jaya, Aceh Tengah dan Bener Meriah. Lalu, Pidie Jaya, Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulusalam, Aceh Barat dan Nagan Raya.
Baca juga: Waspadai Bencana Hidrometeorologi Saat Musim Peralihan
"Ditinjau melalui inaRISK, Aceh merupakan provinsi dengan potensi bahaya banjir kategori sedang hingga tinggi," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Raditya Jati dalam keterangan resmi, Minggu (4/7).
"23 kabupaten berada pada potensi bahaya tersebut. Di antaranya kabupaten yang disebutkan dalam peringatan dini cuaca di atas. Sedangkan dilihat dari potensi luas bahaya pada 23 kabupaten tersebut mencapai lebih dari 650 ribu hektar," imbuhnya.
Di Sumatera Utara, BMKG memonitor beberapa wilayah dengan potensi hujan lebat. Seperti Dolok Sanggul, Kabanjahe, Panguruan, Salak, Sidikalang dan Sipirok. Melihat analisis inaRISK, provinsi ini juga merupakan wilayah dengan potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.
Baca juga: BMKG: Waspada Dampak tidak Langsung Siklon Tropis Choi Wan
Sebanyak 33 kabupaten dengan luas 1,3 juta hektar pada potensi bahaya tersebut. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang. Demikian juga Sumatera Barat yang terpantau pada potensi hujan ringan di beberapa wilayah.
Misalnya, Payakumbuh, Pulau Punjung, Sarilamak dan Tuapejat. BMKG menginformasikan waspada potensi hujan sedang hingga lebat dan dapat disertai petir atau kilat pada dini hari di wilayah Pasaman Barat dan Pasaman. Sementara itu, potensi hujan lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang juga mengancam Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Beberapa minggu terakhir, banjir masih terjadi di beberapa wilayah. Seperti, Banyumas, Donggala, Samarinda dan Sigi. Terkait banjir di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (3/7) siang, sejumlah kelurahan terdampak banjir tersebut.(OL-11)
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Hngga kini, banjirasih mengenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan. Antara loan, Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Status tersebut menjadi langkah krusial guna menekan risiko banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang bisa saja terjadi saat intensitas hujan meningkat seperti saat ini.
Pemkot Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025, terhitung mulai 3 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.
Operasi dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah tidak terdampak, atau mencegah hujan di zona rawan bencana, menggunakan penyemaian NACL atau Calcium Oxide.
SETIDAKNYA 31 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau.
Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kawasan ring satu atau kawasan terdekat dari Gunung Api Ile Ape (Lewotolok).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segera menetapkan status siaga bencana setelah Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari lebih dulu mengumumkan status siaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved