Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari setahun pandemi covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Penyebaran virus ini menyisakan banyak hikmah yang dapat diambil. Seperti ditekankan Menko Polhukam Mahfud MD.
"Kalau kita orang beragama, segala sesuatu yang diberikan Tuhan pasti ada hikmahnya. Di samping masalah berat covid-19, banyak hikmah yang bisa diambil," ujar Mahfud dalam seminar virtual, Sabtu (26/6).
Menurutnya, seluruh sendi kehidupan dituntut untuk terus berjalan dengan mengadaptasi perubahan akibat pandemi. Seperti sektor pendidikan, yang kini menerapkan pembelajaran daring, yang awalnya tidak pernah dilirik, bahkan sempat dilarang.
Baca juga: Presiden Tantang Kapolda Lipat Gandakan Kapasitas Vaksinasi
"Kelas jarak jauh sempat dilarang. Sekarang kita sadar, pendidikan bisa dilakukan dengan kreasi yang baru," imbuh Mahfud.
Kondisi serupa juga dialami sektor pemerintahan yang harus bergerak cepat menanggulangi kasus covid-19. Pun, alur birokrasi kini menjadi lebih sederhana, bahkan sulit dibayangkan sebelumnya.
"Pada awal pandemi, banyak K/L takut mengeluarkan uang, karena prosedurnya ketat sekali diatur BPK. Sehingga, ada yang mengadu ke saya. Bagaimana kami sudah punya anggaran, tapi mengeluarkannya itu aturannya harus begini-begitu. Kalau tidak diikuti, nanti menjadi temuan dan dikorupsikan," ungkap Mahfud.
Mahfud menjelaskan salah satu yang mengadu terkait hal itu ialah mantan Menteri Sosial Juliari Batubara. Keluhan itu kemudian didiskusikan dengan Ketua BPK Agung Firman Sampurna untuk dicari solusi.
Baca juga: Patuhi Larangan Mudik, Mahfud MD Tunda Sungkeman ke Ibunda
"Lalu, dibuat aturan yang lebih substantif sifatnya, tidak normalistik. Sekarang uang langsung saja dikirimkan ke rekening masing-masing, seperti bantuan langsung tunai," pungkasnya.
Perkara lain, lanjut Mahfud, koordinasi antarpemangku kebijakan yang menjadi lebih sederhana di tengah pandemi covid-19. Sebelumnya, untuk memecahkan masalah nasional, pemerintah pusat harus mengirim undangan kepada kepala daerah, agar datang ke Jakarta.
"Sekarang tidak, pemerintah pusat dan daerah bisa bertemu lewat virtual. Membahas masalah nasional dalam dua jam. Tanpa harus membutuhkan surat perjalanan dinas dan lainnya. Langsung kita bisa memonitor," kata dia.(OL-11)
Setelah mendapatkan persetujuan dari para peserta sidang yang diiringi ketukan palu, Rano kemudian membacakan poin kesimpulan kedua yang berfokus pada pembenahan internal.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
SATU tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berjalan mulus bukan karena kinerja pemerintah yang efisien, melainkan karena lemahnya peran DPR
Publik masih menunggu langkah pemerintahan Prabowo dalam merespons berbagai masalah dengan langkah-langkah korektif.
Sikap partai berlambang banteng tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti maraknya perilaku masyarakat yang merasa paling tahu segalanya, terutama soal isu-isu politik dan pemerintahan.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Restorative justice hanya dapat ditempuh jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak, yakni pelaku dan korban, tanpa adanya unsur paksaan.
Pakar hukum tata negara Mahfud MD menegaskan bahwa komika Pandji Pragiwaksono tidak dapat dipidana atas materi pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Mahfud menegaskan penerapan plea bargain tersebut harus dilakukan dengan kehati-hatian ekstra dan pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan.
Jika benar-benar ingin mengatur polisi bisa menduduki jabatan sipil secara konstitusional yang tidak bertentangan dengan hukum dengan revisi UU Polri
Komisi Percepatan Reformasi Polri masih dalam tahap menghimpun aspirasi dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga jurnalis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved