Sabtu 08 Mei 2021, 16:25 WIB

Tongkat Estafet Palang Merah Indonesia, Dari Hatta Sampai ke Kalla

Zubaedah Hanum | Humaniora
Tongkat Estafet Palang Merah Indonesia, Dari Hatta Sampai ke Kalla

PMI Kebumen
Dokumentasi sejarah pendirian PMI.

 

KEBERADAAN Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi bukti fakta kemerdekaan Indonesia di mata internasional. Indonesia harus secepatnya mendirikan dan memproklamirkan keberadaan organisasi kemanusiaan itu setelah proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.

Begitu perintah Presiden Soekarno kepada Menteri Kesehatan dr Buntaran Martoatmodjo untuk mendirikan Badan Palang Merah Nasional, seperti dilansir dari laman resmi PMI.

Maka, pada 5 September 1945 segeralah Panitia Lima dibentuk untuk merancang pendirian Palang Merah di Indonesia. Panitia Lima itu beranggotakan dr R Mochtar, dr Bahder Johan, dr Joehana, Dr Marjuki dan dr Sitanala.

Tepat satu bulan setelah Indonesia merdeka, akhirnya Palang Merah Indonesia resmi memiliki pengurus besar pada 17 September 1945, dengan ketuanya Mohammad Hatta, wakil presiden pertama dan juga proklamator kemerdekaan Republik Indonesia.

Dikutip dari laman Wikipedia, Setelah Hatta, tongkat estafet kepemimpinan PMI dipegang oleh Soetardjo Kartohadikoesoemo (gubernur pertama Jawa Barat), dr Buntaran Martoatmodjo (pendiri PMI), Bahder Djohan (penggagas PMI dan Mendikbud era Kabinet Natsir), PAA Paku Alam VIII, Letjen (purn) Basuki Rachmat (TNI), Mayjen (purn) Dr Satrio (TNI), dr Soeyoso Soemodimedjo, Letjen (purn) Dr Ibnu Sutowo (TNI), Siti Hardjanti Rukmana (mantan mensos), Dr Mar'ie Muhammad (mantan menkeu) dan Jusuf Kalla (mantan wapres).

Kepemimpinan PMI di bawah Jusuf Kalla yang juga mantan wakil presiden itu berlangsung tiga periode, sejak 2009 hingga saat ini. Hingga Februari 2019 menunjukkan PMI sudah ada di 33 Provinsi, 474 Kabupaten/Kota dan 3.406 Kecamatan serta memiliki hampir 1,5 juta sukarelawan. (H-2)

Baca Juga

DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...
Ist

Pengamat: Perlu Edukasi Masyarakat Guna Hadapi Narasi Intoleransi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:35 WIB
Masyarakat juga harus dapat melek dan memilah informasi. Pasalnya, dewasa ini sudah menjadi tabiat yang melekat bahwa informasi sering...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya